Media Bawean, 4 Agustus 2008
Oleh : Mr. Gerbang Bawean Bila melihat pembangunan di Pulau Bawean saat ini sedang berkembang pesat dan maju. Infrastruktur mulai dari jalan lingkar Pulau Bawean yang dibangun dengan pavingnya. Serta jalan menuju desa-desa sudah terbangun dengan Jalan Poros Desa (JPD)
Bagaimana Hasilnya?
Untuk jalan lingkar masih dalam tahap kerja oleh pihak kontraktor di jalan daerah Bululanjang sampai desa Lebak. Hasilnya belum bisa dilihat, sebab masih tahap lapisan bawah.
Tapi Jalan Poros Desa (JPD) ini merupakan proyek Pemkab Gresik untuk pembangunan infrastruktur di desa. Saat melakukan peninjauan atas hasil yang telah dikerjakan, ternyata tidak semua kepala desa di Pulau Bawean menerima dengan baik dan bijak. Mereka merasa bahwa hasil yang dikerjakan sudah baik dan sesuai dengan bestek. Kalau memang benar dan sesuai, kenapa merasa tidak menerima bila diteliti secara detail kontruksi bangunan yang ada.
Haruskah kami menutup mata, atas segala hal yang terjadi bila ada penyimpangan ataupun kesalahan dalam pembangunan JPD di Pulau Bawean. Diam salah dan bicara salah, khususnya pada bahan campuran antara semen, pasir dan batu yang menggunakan 123. Tetapi yang umum menggunakan 135 bahkan 169.
Hati nurani yang murni tidak mungkin menyimpan penyimpangan ini. Bila sekedar mengharap adanya keuntungan kenapa harus melalui proyek yang didapatnya.



Posting Komentar