Media Bawean, 3 Agustus 2008
Madrasah Ibtidaiyah Carabaka menurut Pengurus Madrasah, Hanafi mengatakan, "Kami sangat kecewa dengan kinerja LP Ma'arif Bawean dalam soal menangani persoalan pendidikan NU di Pulau Bawean," katanya.
"LP Ma'arif Bawean hanya bisa mengambil keuntungan dari sekolah yang dinaunginya, tetapi tidak bisa memberikan kontribusi apa-apa terhadap sekolah atau pendidikan yang dinaunginya," ujarnya.
"Kemarin saja, persoalan MINU Carabaka dengan MINU lainnya sebanyak 5 tidak mengikuti ujian Ma'arif di MINU Tanjungori, ternyata LP Ma'arif Cabang Bawean mengirim surat kepada masing-masing Madrasah yang tidak ikut ujian. Bunyinya "Dengan tidak mengikuti ujian, maka lembaga bersangkutan diwajibkan meminta ma'af. Selama tidak memohon maaf maka dilarang mengunakan atribut Ma'arif," bunyi Suratnya kata Hanafi.
"Terusterang kami ikut Ma'arif karena kultur di masayarakat kami adalah NU, jangan lantas kami ikut Ma'arif terus pihak pengurus melakukan penekanan yang diluar kemampuan pendidikan yang kami tangani," tambah Hanafi.
Sedangkan Halim selaku Ketua LP Ma'arif Bawean saat dihubungi Media Bawean, mengatakan, "Kami bertindak sesuai aturan AD ART LP Ma'arif," jawabnya singkat. (bst)



Posting Komentar