Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » » Kerupuk Posot Khas Bawean
Diburu Wisatawan dari Luar

Kerupuk Posot Khas Bawean
Diburu Wisatawan dari Luar

Posted by Media Bawean on Jumat, 24 Oktober 2014

Media Bawean, 24 Oktober 2014

Berkunjung ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, tak sah bila tidak membeli oleh-oleh Kerupuk Posot-posot.

Disela-sela 'Ekspedisi Bawean' yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi Jatim memperingati Hari Nusantara, wartawan dan termasuk detikcom mengunjungi salah satu sentra pembuatan Posot-posot di Desa Gunung Teguh Kecamatan Sangkapura, Bawean, Jumat (24/10/2014).

Sentra yang dikelola Hamsyah alias Mak Siye itu terlihat 10 perempuan serius membuat kerupuk berbahan baku Ikan Tongkol dan Tengiri itu.

"Posot-posot itu kalau Bahasa Bawean artinya pelintir," kata Mak Siye.

Sebungkus kerupuk yang dijual Rp 15 Ribu itu kata Mak Siye dipasarkan ke Gresik, Surabaya dan kota kota lain di Jawa Timur. Namun, menurutnya juga banyak wisatawan asing yang memborong produknya.

Usaha yang ditekuni Mak Siye itu sudah berlangsung 5 Tahun. "Setiap hari bisa memproduksi 100 bungkus", katanya.

Yang pasti kata wanita berumur 51 tahun itu, kerupuk posot-posot menjadi salah satu oleh-oleh wajib bagi wisatawan. "Di Bawean ada juga yang memproduksi posot-posot tapi rasanya berbeda-beda. Buatan saya dijamin enak," katanya dengan tertawa.

Cara membuat kerupuk itu cukup sederhana. Ikan Tengiri dan Tongkol dicampur setelah dihaluskan. Kemudian dioplos dengan telur serta tepung tapioka.

"Untuk mlintirnya pakai manual. Saya libatkan sejumlah warga di sini," kata Mak Siye.

Sumber : Detik.Com

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean