Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » , » PT. PLN Melayani Listrik di Bawean
Klaim Merugi Rp. 3 Miliar

PT. PLN Melayani Listrik di Bawean
Klaim Merugi Rp. 3 Miliar

Posted by Media Bawean on Kamis, 18 Desember 2014

Media Bawaan, 18 Desember 2014

PT PLN (Persero) Area Gresik mengklaim merugi sebesar Rp. 3 miliar melayani jaringan listrik di Pulau Bawean, Gresik.

Manager PT PLN (persero) Area Gresik Hening Kyat Pamungkas mengatakan, kerugian itu diakibatkan beban biaya produksi tidak sebanding. 

Sebab, sebelum beralih memakai pembangkit listrik tenaga mini gas (PLTMG). Beban produksi sebelumnya saat menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sangat besar.

"Biaya pokok produksi listrik di Pulau Bawean saat memakai PLTD sekitar Rp Rp 3.513 per Kwh-nya. Padahal, harga tarif di pelanggan rumah tangga Rp 638,79 per Kwh. Kalau dihitung-hitung lagi biaya pokok produksi per bulannya kami defisit Rp 3 miliar, ujarnya, Kamis (18/12/2014).

Menyiasati hal itu lanjut Hening Kyat Pamungkas, PLN Area Gresik khusus melayani di Bawean beralih ke konversi energi dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan agar PLN tidak mengalami kerugian terus-menerus."Kami akui total kapasitas PLTD di Bawean 7,9 MW. Padahal beban puncaknya hanya sebesar 4,1 MW. Sedangkan kapasitas PLTMG totalnya 3X1 MW dengan harga per Kwh-nya Rp 2.800," paparnya.

Selain permasalahan defisit kata Hening Kyat Pamungkas, persoalan lain yang dialami listrik di Pulau Bawean adalah migrasi binatang kalong secara besar-besaran juga mengganggu jaringan listrik.

"Ada 70 titik listrik disana terganggu adanya binatang kalong yang menjadi penyebab gangguan listrik mati," ungkapnya.

Padahal jika terganggu kata Hening, Kyat Pamungkas, petugas yang memperbaiki membutuhkan waktu 3 jam. Itupun cuma di satu titik saja. Bayangkan kalau menyebar dimana-mana.

"Di Pulau Bawean ada 17 ribu pelanggan. Bisa dibayangkan kalau di semua titik itu terganggu binatang kalong. Sebab, jika tidak dihalau butuh waktu berjam-jam untuk memperbaikinya," pungkasnya.

Sumber Berita Jatim

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean