Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » , » Kampung Gunung Durin Heboh Warga Grejeg Meninggal di Air Terjun

Kampung Gunung Durin Heboh Warga Grejeg Meninggal di Air Terjun

Posted by Media Bawean on Senin, 23 Februari 2015

Media Bawean, 23 Februari 2015






Kabar berita meninggal dunia warga Grejeg di air terjun Gunung Durin, desa Patarselamat, Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik (hari minggu, 22/2/2015) membuat heboh masyarakat setempat dan sekitarnya.

Masjid Gunung Durin ramai dikunjungi warga untuk melihat langsung jenazah korban. Terlihat warga bersalaman uang dengan pihak keluarga sebagai tanda keperdulian atas terjadinya peristiwa yang merenggut jiwa ketika mandi di air terjun.

Abdurrahman (35 Th.) asal Padang Jambu, yang menemukan jenazah bernama Fauzi (24 th.) asal Kolor, desa Grejeg, menyatakan tujuan datang ke lokasi tempat hilangnya korban ertujuan untuk membantunya melakukan pencarian.

"Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa yang posisinya ada leggung (bahasa Bawean),"katanya.

Berikutnya, Abdurrahman memberitahukan kepada warga lainnya yang melakukan pencarian, bahwa korban sudah ditemukan. Selanjutnya jenazah korban dengan memakai sarung diusung menuju masjid.

Dalam waktu singkat, warga ramai berdatangan ke masjid untuk melihat secara langsung kondisi korban yang ditutupi dengan sarung.

Sampai di masjid, jenazah berada di emperan, selanjutnya untuk pemeriksaan oleh polisi dan tenaga medis lalu dipindah ke dalam masjid.

Aiptu Mariyono, anggota Polsek Sangkapura mengatakan lokasi tempat kejadian yang merenggut korban jiwa memang medannya agak sulit. "Dengan kejadian sekarang, sebaiknya jalan menuju tempat mandi korban ditutup saja sehubungan membahayakan bila dijadikan tempat pemandian. Apalagi kedalamannya sampai 10 meter,"ujarnya.

Warga setempat membenarkan bahwa tempat atau lokasi pemandian korban mempunyai kedalaman sampai 10 meter dan lebarnya 5 meter. "Ada pusaran air ke bawah, bila tak mengetahuinya bisa berbahaya seperti kejadian sekarang ini,"tuturnya.

Jenazah korban tepat jam 17.00 WIB. dibawah ambulan dari Gunung Durin menuju rumah duka di Dusun Kolor, desa Grejeg.

Syamsi, Kades Grejeg menyatakan berduka cita atas meninggalnya salah satu warganya di air terjun. "Semoga amal ibadahnya diterima dan kesalahannya mendapat ampunan dari Allah SWT,," doanya. (bst)

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean