Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210

BERITA POPULER

adsbybawean
Tampilkan postingan dengan label SUARA CALON WAKIL RAKYAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUARA CALON WAKIL RAKYAT. Tampilkan semua postingan

Guru Mencalonkan Anggota Dewan
Pilih PKS, Cocok Visi dan Misi Partai

Media Bawean, 21 September 2013 

Wiwin Suryaningsih maju sebagai Calon DPRD Kabupaten Gresik dalam Pemilu Legislatif 2014, melalui kendaraan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dapil V (Pulau Bawean) dengan nomor urut 1.

Aktivis pendidikan sejati dari Pulau Bawean mengungkap latar belakang mencalonkan sebagai anggotan dewan, menurut, "Saya diminta untuk sebagai calon legislatif oleh PKS, karena PKS tidak dikenal seseorang mencalonkan dirinya menjadi calon legislatif (caleg),"katanya.

Yang melatarbelakangan Wiwin Suryaningsih menerima pinangan PKS, melalui pertimbangan yang matang. "Saya cocok dengan visi dan misi PKS,"ujarnya.

Terjun kedunia politik praktis, alasannya  ingin mengembangkan kemampuan, serta ingin lebih memberdayakan kemampuan untuk kepentingan masyarakat lebih luas, utamanya melalui bidang yang selama ini digeluti bidang pendidikan dan sosial.

Lebih lanjut sosok perempuan berasal dari desa Lebak, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, menyatakan kondisi politik di Pulau Bawean saat ini makin hangat, terutama banyak caleg perempuan yang potensial untuk menang. "Santun dalam berpolitik, tidak harus saling menjelekkan. Saling bergandengan antar sesama caleg perempuan, tetap kompak dalam bekerja dan tetap berjuang untuk kemenangan dalam pemilihan nantinya,"terangnya.

"Latar belakang sehingga tertarik untuk mencalonkan, ingin membantu banyak orang dengan menjadi wakil rakyat. Mungkin terlalu klise targetnya atau terlalu mengada-ngada, tapi itulah saya. Saya bukan janji tapi ingin berbuat sesuatu untuk banyak orang,"jelasnya.

"Seandainya menjadi anggota dewan, kita punya kesempatan merencanakan, menggerakan juga mengontrol anggaran sehingga bisa jadi bagian dalam membangun Pulau Bawean untuk lebih baik, lebih maju dari yang sudah dicapai sekarang. Dengan menjadi anggota dewan, saya punya kesempatan untuk berbuat sesuatu demi kemajuan Pulau Bawean,"ungkapnya. (bst)

H. Muntarifi (Calon PPP Nomor Urut 1)
Memberi Bukti, Bukan Janji

Media Bawean, 19 Juli 2013

H. Muntarifi sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Gresik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan nomor urut 1, merasa optimis memperoleh kursi di daerah pemilihah (Dapil) V Pulau Bawean.

Politisi asal Pudakit Barat, Sangkapura, Gresik menyatakan mesin partai politik berlambangkan ka'bah di Pulau Bawean sudah berjalan dengan baik. "Tentunya berkat perjuangan bersama pengurus yang didukung oleh simpatisan PPP,"katanya.

Penentuan nomor urut calon legislatif, terang H. Rifi (sapaan akrabnya) telah dilakukan melalui musyawarah mufakat dari seluruh calon. "Semua calon legislatif (caleg) PPP di Dapil V (Pulau Bawean) sudah sama-sama ikhlas dan menerima tanpa adanya intervensi dari pihak lain,"ujarnya.

Optimis PPP memperoleh kursi melalui Dapil Bawean, bahwa selama ini telah memberikan bukti kepada masyarakat, bukan janji-janji politik. Diantaranya selalu siap memberikan bantuan kepada seluruh warga yang membutuhkan, seperti mendampingi dan menghantar orang sakit asal Pulau Bawean tujuan berobat di Gresik.

Selanjutnya, sumbangsih PPP kepada masyarakat Pulau Bawean melalui proyek Jasmas sudah bisa dirasakan secara langsung. "Melalui anggota DPRD PPP asal daratan Gresik, PPP telah memberikan konstribusi khusus untuk pembangunan lembaga pendidikan, mushollah dan masjid di Pulau Bawean,"terangnya.

"Kesimpulannya, masyarakat Pulau Bawean butuh bukti, bukan janji,"tuturnya.

H. Muntarifi sebagai politisi PPP sejak tahun 2010, tergolong melejit posisi sebagai pengurus DPC PPP Kabupaten Gresik. "Asalnya sebagai pengurus biasa, lalu dipercaya sebagai Wakil Ketua I DPC PPP Kabupaten Gresik, sekarang menempati posisi sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PPP Kabupaten Gresik,"paparnya.

Kesuksesan yang diraihnya sebagai pengurus parpol, H. Rifi memiliki semboyan bahwa pengurus dibentuk untuk membesarkan partai, bukan pengurus dibesarkan oleh partai. "Jika tanggungjawab serta menjalankan kewajibannya sebagai pengurus, tentunya partai akan besar,"jelasnya.

Bagaimana kesiapan PPP menghadapi pesta demokrasi pemilihan umum tahun 2014? "Gerakan sudah ditananamkan sejak beberapa tahun yang lalu, sekarang masyarakat sudah cerdas untuk memilih wakilnya pada saat pemilu,"jawabnya. (bst)

Mantan Kades Mencalonkan Dewan
Ingin Berkiprah Demi Masyarakat

Media Bawean, 23 Mei 2013 

M. Ishaq sebagai mantan kepala desa Sukaoneng selama 2 periode, ingin melanjutkan perjuangannya mengabdi kepada masyarakat Pulau Bawean melalui mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Gresik melalui Partai Gerindra.

Memilih Partai Gerindra, menurutnya parpol yang paling bersih dan anti korupsi adalah partai dengan Ketua Dewan Pembina adalah Prabowo Subiakto.

Sebagai partai baru di Pulau Bawean, tentunya bertekad kuat untuk bisa meraih kursi di DPRD Kabupaten Gresik. "Tujuannya memperjuangkan sesuai harapan dan keinginan warga Pulau Bawean, tanpa mementingkan kepentingan kelompok,"katanya.

"Sudah saatnya warga Pulau Bawean memilih calon wakilnya secara cerdas agar tidak kecewa dikemudian harinya,"paparnya.

Menurut mantan kades 2 periode, menyatakan tugas anggota dewan selain melaksanakan tugas dan fungsinya, tentunya berkewajiban untuk memperjuangkan seluruh harapan ataupun keinginan warga Pulau Bawean.

"Setiap reses, anggota dewan sepertinya jarang mempertemukan seluruh tokoh Pulau Bawean untuk menyerap aspirasi dan keinginannya, umumnya lebih banyak berkumpul bersama pendukung atau orang dekatnya saja. Tapi nantinya, bila Partai Gerindra berhasil meraih kursi, berkewajiban untuk menyerap aspirasi dan keinginan seluruh warga di Pulau Bawean,"ujarnya.

"Nantinya, Ormas dan LSM berhak menilai kinerjanya selama berperan mewakili rakyat, tujuannya agar kontrol terhadap kinerja selama mewakili rakyat akan bisa diketahui kekurangan atapun keinginan masyarakat Pulau Bawean,"jelasnya.

Hal lain di Pulau Bawean, menurut M. Ishaq menerangkan, masih banyak kepentingan masyarakat yang belum tersentuh, seperti perhatian dibidang olahraga dan kesenian. "Seharusnya diperjuangkan agar maju serta bersaing dengan daerah lainnya,"tuturnya. (bst)

Tertantang Maju Sebagai Calon Dewan
Alasan, Dewan Kita Belum Merakyat

Media Bawean, 22 Mei 2013

Eklis Dinika asal desa Daun, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, dipastikan maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2014.

Dosen dan Guru, serta aktivis perempuan di Pulau Bawean, tampil sebagai calon wakil rakyat dengan kendaraan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ditanya alasannya memilih PAN sebagai kendaraan politik, Eklis Dinika mengatakan, dari sekian banyak Parpol yang masih bersih dari Koropsi saat ini hanya PAN, terus PAN dilahirkan sebagai partai politik yang berazas Pancasila yang amal usahanya berpedoman pada surah al-imron ayat 104.

Lebih lanjut menjelaskan tujuannya maju sebagai calon legislatif, menyatakan ingin menyalurkan segala aspirasi warga Pulau Bawean dalam segala bidang yang berkaitan kemajuan dan perkembangan ke depan.

"Ingin memperbaiki tatanan yang sudah baik menjadi lebih baik, terutama berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan. Contohnya, masih banyak penduduk yang belum menuntaskan wajib belajar,  serta kurang meratanya pembangunan di Pulau Bawean,"katanya.

"Terusterang, saya merasa kecewa atas perlakuan dewan kita yang belum bisa merakyat, dalam artian kurang maksimal memberikan pelayanan terhadap rakyat atau warga Pulau Bawean,"paparnya.

Harapannya, secara pribadi berharap dan memohon kepada Allah SWT. siapapun nanti yang terpilih menjadi dewan untuk lebih menghargai dan dapat menjadi uswah, selalu tenang dalam bersikap serta sesuai dengan pedoman kita selaku ummat Islam yaitu Al-Qur'an dan Hadist. (bst)

Kaum Muda Tampil Sebagai Caleg
Demi Kaderisasi Dewan asal Bawean

Media Bawean, 1 April 2013

Suhu politik di Pulau Bawean menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2014, untuk memilih wakil rakyat di kursi DPRD Kabupaten Gresik, DPRD Provnsi Jawa Timur dan DPR RI, kini mulai start awal dengan memilih kendaraan politik yang bakal ditumpanginya. Perlu diketahui, jumlah kursi yang bakal diperbutkan di Dapil Pulau Bawean sebanyak 4 kursi, ada penambahan 1 kursi dari sebelumnya yang berjumlah 3 kursi.

Esfar, S.Ag. asal Daun Laut, desa Daun, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik menyatakan siap untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) DPRD kabupaten Gresik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor 9.

Alasannya memilih partai politik berlambangkan ka'bah, menurutnya partai tua inilah yang membuat hati saya luluh untuk maju sebagai calon anggota legislatif.  "Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi partai politik pilihan Pesantren Sukorejo sebagai tempat belajar dan menimba ilmu",katanya.

"Maju melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP), alasannya ingin menunjukkan bakti kepada beliau, bahwa PPP penuh kedamaian, dan tidak ada persaingan yang tidak sehat. Seluruh calon legislatif (Caleg) kompak dan  saling pengertian,"ujarnya.

"Semoga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pulau Bawean bisa bangkit lagi dan bermanfa'at bagi kemajuan Pembangunan Pulau Bawean kedepan, utamanya pembangunan dunia dan pembangunan akhirat,"jelasnya.

"Marilah kita jaga persatuan dan kesatuan di Pulau Bawean, terutama nanti menjelang masa kampanye, hindari saling mencaci dan saling menjatuhkan,"harapannya.

Tertarinya Esfar tampil sebagai caleg, menurutnya ingin menunjukkan kepada publik, bahwa prosess pengkaderan di Pulau Bawean sudah berjalan dengan baik. "Banyaknya kader muda yang tampil sebagai caleg, tidak perlu dirisaukan, sebab itu prosess kaderisasi. Apalagi jatah kursi di Dapil Pulau Bawean untuk tingkat DPRD Kabupaten Gresik bertambah 1, jadi idealnya nantinya akan terjadi perimbangan antara kader tua dan muda,"terangnya.

"Serta ingin menunjukkan kepada masyarakat Pulau Bawean, bahwa sebagai calon legislatif (Caleg) bukan hanya orang-orang berduit saja. Orang tidak berduit seperti saya bisa tampil sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Gresik,"tutur Ketua Alumni IKSASS, Pulau Bawean.

"Sejauh ini memang seringkali mendengar dan menjadi komsumsi masyarakat umum, kalau tidak punya uang Rp. 250 juta tidak bisa mencalonkan anggota dewan. Tapi kenyataannya khan tidak ?, masyarakat janganlah ditakut-takuti dengan tingginya pendaftaran sebagai calon legislatif,"tegas Esfar yang kini masih aktif menjabat sebagai sekretaris MWC NU 2 Daun.

"Semoga pemilihan calon anggota legislatif nantinya berjalan dengan aman, damai dan sukses. Semua calon agar siap kalah dan siap untuk menang,"pungkasnya alumnus Pondok Pesantren Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean