Media Bawean, 10 Agustus 2008
Sumber : Berita Jatim
KM Palangkaraya Tenggelam di Perairan Bawean
Reporter : Hardy
Gresik - Kapal Motor (KM) Palangkaraya yang bermuatan berbagai barang dengan tujuan Gresik ke Pulau Balen, tenggelam di sekitar 12 mil perairan Pulau Bawean.
Hal ini seperti yang dikatakan Kapolsek Sangkapura, AKP Zamzami kepada beritajatim.com, Minggu (10/8/2008) bila peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/8/2008) pukul 21.30 malam.
"Saat itu, ketika posisi kapal memasuki perairan Gresik, sudah disambut ombak besar setinggi 3-5 meter seperti yang dikatakan BMG. Akibatnya, kapal diterjang ombak dan tenggelam," kata Zamzami .
Akibatnya, lanjut Zamzami, 21 anak buah kapal (ABK) panik dan menyelamatkan diri masing-masing dengan pelampung yang ada.
Untungnya, tak berselang lama muncul kapal Ekspres Bahari dari Bawean yang akan menuju ke Gresik sehingga dapat menyelamatkan 16 orang ABK KM Palangkaraya. Sedangkan 5 orang ABK lainnya hingga sampai berita ini diturunkan dikabarkan belum ditemukan.
"Sampai saat ini, dari laporan yang kita dapat, 5 ABK memang masih belum ketemu. Sedangkan 16 korban lainnya, rencananya pukul 12.30 WIB ini akan tiba di Gresik," kata Zamzami .
Sementara itu, dari laporan Asmari, Ka Adpel Gresik, pihaknya mengaku belum menerima laporan adanya kapal tenggelam di perairan Bawean. Hal ini dikarenakan selain anak buahnya belum memberikan laporan langsung, kini dirinya juga sedang ada di Jakarta.
"Memang sebelumnya, kita sudah memberikan peringatan untuk kapal barang agar berhati-hati dengan adanya ombak besar setinggi itu (3-5 meter). Tapi kalau untuk kapal penumpang, ombak setinggi 2 meter saja kita sudah akan perintahkan berhenti berlayar atau mending kembali," ujar Asmari [kun]
Sumber : Berita Jatim
KM Palangkaraya Tenggelam di Perairan Bawean
Reporter : Hardy
Gresik - Kapal Motor (KM) Palangkaraya yang bermuatan berbagai barang dengan tujuan Gresik ke Pulau Balen, tenggelam di sekitar 12 mil perairan Pulau Bawean.
Hal ini seperti yang dikatakan Kapolsek Sangkapura, AKP Zamzami kepada beritajatim.com, Minggu (10/8/2008) bila peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/8/2008) pukul 21.30 malam.
"Saat itu, ketika posisi kapal memasuki perairan Gresik, sudah disambut ombak besar setinggi 3-5 meter seperti yang dikatakan BMG. Akibatnya, kapal diterjang ombak dan tenggelam," kata Zamzami .
Akibatnya, lanjut Zamzami, 21 anak buah kapal (ABK) panik dan menyelamatkan diri masing-masing dengan pelampung yang ada.
Untungnya, tak berselang lama muncul kapal Ekspres Bahari dari Bawean yang akan menuju ke Gresik sehingga dapat menyelamatkan 16 orang ABK KM Palangkaraya. Sedangkan 5 orang ABK lainnya hingga sampai berita ini diturunkan dikabarkan belum ditemukan.
"Sampai saat ini, dari laporan yang kita dapat, 5 ABK memang masih belum ketemu. Sedangkan 16 korban lainnya, rencananya pukul 12.30 WIB ini akan tiba di Gresik," kata Zamzami .
Sementara itu, dari laporan Asmari, Ka Adpel Gresik, pihaknya mengaku belum menerima laporan adanya kapal tenggelam di perairan Bawean. Hal ini dikarenakan selain anak buahnya belum memberikan laporan langsung, kini dirinya juga sedang ada di Jakarta.
"Memang sebelumnya, kita sudah memberikan peringatan untuk kapal barang agar berhati-hati dengan adanya ombak besar setinggi itu (3-5 meter). Tapi kalau untuk kapal penumpang, ombak setinggi 2 meter saja kita sudah akan perintahkan berhenti berlayar atau mending kembali," ujar Asmari [kun]


Posting Komentar