Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » , » Pernikahan Terhebat di Pulau Bawean
Bupati Gresik Berpesan Kesetiaan

Pernikahan Terhebat di Pulau Bawean
Bupati Gresik Berpesan Kesetiaan

Posted by Media Bawean on Selasa, 26 November 2013

Media Bawean, 26 November 2013


Resepsi pernikahan anak camat Sangkapura, Abd. Adim, yaitu  Sri Ayu Adie Dewi Diana Widyawati dengan Muhammad Syafi'i dinobatkan sebagai pernikahan terhebat di Pulau Bawean.

Kehebatannya, resepsi yang telah diselenggarakan hari minggu (24/11/2013) bertempat di halaman Gedung SMA-SMP Islamiyah Tambak, Pulau Bawean, Gresik. Mendapat ucapan selamat dari Bupati dan Wakil Bupati Gresik, termasuk dari seluruh Camat Se-Kabupaten Gresik.

Tursilowanto Hariyogi dan Bambang Sugati mewakili Bupati dan Wakil Bupati Gresik, membacakan surat dari Bupati Gresik, Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST. M.Si. Inti suratnya agar menanamkan kesetiaan. Setia Tuhan-nya, Nabi dan Ulama, Pemerintah, serta keluarga dan kedua orang tuanya.

"Bila kesetiaan sudah tertanamkan, secara otomatis kebahagiaan akan dapat diraih dengan kesuksesan,"ujar Tursilowanto Hariyogi.

Selanjutnya, beliau menyampaikan maaf atas ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Gresik sehubungan ada agenda penting di daratan Gresik yang tidak bisa ditinggalkan. Bupati dan Wakil Bupati Gresik mengucapkan salam kepada seluruh masyarakat Pulau Bawean, khususnya kepada Camat Sangkapura bersama keluarganya, serta kedua mempelai berdua.

Bambang Sugati yang dahulunya pernah menjabat sebagai Camat Tambak mengungkapkan kekagumannya atas pembangunan di Pulau Bawean. "Ternyata perubahannya sangat drastis, ini bukti keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam membangun Pulau Bawean,"tuturnya.

"Bila dahulu dari Sangkapura ke Tambak memerlukan waktu lama dan melewati banyak gelombang, tapi ternyata sekarang hanya ditempuh dalam waktu 30 menit, sudah sampai disini,"ungkapnya.

Bambang Sugati mengajak kepada masyarakat Pulau Bawean untuk mendukung segala program pemerintah Kabupaten Gresik, demi terwujudnya kemajuan dan kemakmuran bersama.

Mengenang ketika jadi Camat, Bambang Sugati menyatakan dahulu ketika menjabat jadi camat Tambak, sekitar 23 tahun yang lalu seringkali diminta untuk mencukur rambut bayi yang baru lahir. "Tentunya bayi yang dicukur sudah besar-besar, dan sudah melanjutkan ke jenjang pernikahan,"paparnya. (adv/bst)

Bersambung......

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean