Media Bawean, 20 Juni 2008
Kasus koperasi yang mengatasnamakan koperasi bumi putra sampai saat ini belum jelas, sampai kapan uang warga Bawean sebesar 2,4 Miliyar akan kembali. Padahal uang yang tersimpan kebanyakan dari uang pendidikan dan masjid yang ada di Pulau Bawean.
Seperti kita ketahui bahwa kasus ini bermula dari Nahwan selaku penanggungjawabnya lari dari Pulau Bawean, setelah koperasi yang dikelolanya mengalami kebangkrutan. Secara otomatis semua warga yang mempunyai tabungan banyak menunggu sampai kapan uangnya akan kembali. Sudah hampir 2 tahun lebih kasus ini tanpa ada penyelesaian, sementara setiap hari warga selalu datang ke kantor koperasi tersebut menagih tabungannya.
Menurut Halim, kepala kantor sekarang mengatakan, "Bahwa kerugian warga Bawean 2,4 Miliyar dan dirinya selalu didatangi warga untuk meminta tabungannya," katanya.
"Ini sudah dalam proses, semoga dalam waktu dekat akan terselesaikan dan Nahwan sendiri akan di proses secara hukum," jelas Halim. (bst)


Posting Komentar