Media Bawean, 10 Agustus 2008
Sumber TEMPO Interaktif
TEMPO Interaktif, Gresik:Satu orang tewas saat kapal barang KM Palangkaraya karam akibat dihantam ombak beberapa mil sebelum mencapai Pelabuhan Sangkapura, Bawean, Gresik, Sabtu (9/8) sekitar pukul 19.00. Korban yang diidentifikasi bernama Tin merupakan salah satu dari 10 orang penumpang di kapal motor tersebut. Selain memuat 10 penumpang, KM Palangkaraya yang dinahkodai oleh Zaini M itu juga membawa 17 orang anak buah kapal (ABK).
Dari informasi yang dihimpun, para penumpang dan anak ABK yang sempat terapung di lautan itu berhasil diselamatkan oleh KM Bahari Ekspres yang kebetulan sedang melintas tak jauh dari lokasi kecelakaan. Namun dua diantara penumpang, yakni Rudi dan Santoso dikabarkan masih hilang.
Selanjutnya oleh KM Bahari Ekspress para penumpang dan ABK yang berhasil diselamatkan tersebut dibawa merapat kembali ke Pelabuhan Gresik, Minggu (10/8) pukul 14.30. Kedatangan para korban kecelakaan telah ditunggu-tunggu keluarganya di Pelabuhan Gresik sejak siang hari. Korban yang menderita luka-luka langsung mendapatkan perawatan. Adapun beberapa awak kapal diperiksa oleh petugas administrator pelabuhan.
Syahbandar Pelabuhan Gresik, Nur Alim menjelaskan bahwa KM Palangkaraya berangkat dari pelabuhan Sabtu pukul 10.00 menuju pulau Bawean. Saat berangkat, kata Nur Alim, kondisi cuaca dalam keadaan bagus. "Mungkin ada perubahan cuaca yang tiba-tiba di tengah laut," kata Nur Alim. Kukuh Wibowo
Sumber TEMPO Interaktif
TEMPO Interaktif, Gresik:Satu orang tewas saat kapal barang KM Palangkaraya karam akibat dihantam ombak beberapa mil sebelum mencapai Pelabuhan Sangkapura, Bawean, Gresik, Sabtu (9/8) sekitar pukul 19.00. Korban yang diidentifikasi bernama Tin merupakan salah satu dari 10 orang penumpang di kapal motor tersebut. Selain memuat 10 penumpang, KM Palangkaraya yang dinahkodai oleh Zaini M itu juga membawa 17 orang anak buah kapal (ABK).
Dari informasi yang dihimpun, para penumpang dan anak ABK yang sempat terapung di lautan itu berhasil diselamatkan oleh KM Bahari Ekspres yang kebetulan sedang melintas tak jauh dari lokasi kecelakaan. Namun dua diantara penumpang, yakni Rudi dan Santoso dikabarkan masih hilang.
Selanjutnya oleh KM Bahari Ekspress para penumpang dan ABK yang berhasil diselamatkan tersebut dibawa merapat kembali ke Pelabuhan Gresik, Minggu (10/8) pukul 14.30. Kedatangan para korban kecelakaan telah ditunggu-tunggu keluarganya di Pelabuhan Gresik sejak siang hari. Korban yang menderita luka-luka langsung mendapatkan perawatan. Adapun beberapa awak kapal diperiksa oleh petugas administrator pelabuhan.
Syahbandar Pelabuhan Gresik, Nur Alim menjelaskan bahwa KM Palangkaraya berangkat dari pelabuhan Sabtu pukul 10.00 menuju pulau Bawean. Saat berangkat, kata Nur Alim, kondisi cuaca dalam keadaan bagus. "Mungkin ada perubahan cuaca yang tiba-tiba di tengah laut," kata Nur Alim. Kukuh Wibowo


Posting Komentar