Media Bawean, 10 Agustus 2008
Sumber Kompas
GRESIK, KOMPAS - Kapal barang KM Palangkaraya yang berlayar dari pelabuhan Gresik menuju Bawean tenggelam. Kontak terakhir kapal dengan syahbandar Bawean terakhir pada Sabtu (9/8) sekitar pukul 22.00, setelah itu kehilangan kontak.
Kepala Polisi Air Gresik Inspektur Satu Bintoro kepada Kompas mengatakan dari 26 anak buah kapal, tiga dinyatakan hilang. Sementara delapan orang berhasil diselamatkan kapal penumpang KM Bahari Express 8B yang bertolak dari Bawean menuju Gresik Minggu (10/8). Satu orang meninggal dunia. Sementara korban selamat lainnya diselamatkan KM Caraka yang bertolak dari Kumai menuju Perak Surabaya. "Sampai saat ini penyebab tenggelamnya kapal belum diketahui. Nahkoda masih dirawat di rumah sakit. Rencananya Senin kami periksa," kata Bintoro.
Sementara Kepala Syahbandar Bawean Santoso mengatakan kapal terakhir kontak pukul 22.00 sekitar 10 mil dari palabuhan Sangkapura Bawean. "Tetapi kapal tersebut sudah lebih dulu karam ketika saya minta petugas kesatuan penjaga laut dan pantai (KPLP) untuk menjemput. Hari ini dua ABK diselamatkan nelayan Bawean dengan perahu klothok. Selebihnya diselamatkan KM Kumai dan KM Bahari Expres. Masih ada dua yang belum ditemukan," kata Santoso.
ACI
Sumber Kompas
GRESIK, KOMPAS - Kapal barang KM Palangkaraya yang berlayar dari pelabuhan Gresik menuju Bawean tenggelam. Kontak terakhir kapal dengan syahbandar Bawean terakhir pada Sabtu (9/8) sekitar pukul 22.00, setelah itu kehilangan kontak.
Kepala Polisi Air Gresik Inspektur Satu Bintoro kepada Kompas mengatakan dari 26 anak buah kapal, tiga dinyatakan hilang. Sementara delapan orang berhasil diselamatkan kapal penumpang KM Bahari Express 8B yang bertolak dari Bawean menuju Gresik Minggu (10/8). Satu orang meninggal dunia. Sementara korban selamat lainnya diselamatkan KM Caraka yang bertolak dari Kumai menuju Perak Surabaya. "Sampai saat ini penyebab tenggelamnya kapal belum diketahui. Nahkoda masih dirawat di rumah sakit. Rencananya Senin kami periksa," kata Bintoro.
Sementara Kepala Syahbandar Bawean Santoso mengatakan kapal terakhir kontak pukul 22.00 sekitar 10 mil dari palabuhan Sangkapura Bawean. "Tetapi kapal tersebut sudah lebih dulu karam ketika saya minta petugas kesatuan penjaga laut dan pantai (KPLP) untuk menjemput. Hari ini dua ABK diselamatkan nelayan Bawean dengan perahu klothok. Selebihnya diselamatkan KM Kumai dan KM Bahari Expres. Masih ada dua yang belum ditemukan," kata Santoso.
ACI


Posting Komentar