Media Bawean, 11 Agustus 2008
KM Palangkaraya Tenggelam di Perairan Bawean
Reporter : Hardy
Gresik Larangan kapal barang untuk memuat penumpang, sepertinya dilanggar KM Palangkaraya yang tenggelam di perairan Bawean, Minggu (10/8/2008) kemarin.Buktinya, beberapa penumpang korban kapal tenggelam tersebut saat dimintai keterangan ketika dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik di jalan KH Abdul Kholil, mengatakan bila mereka saat menumpang di kapal tersebut juga dipungut bayaran.
Seperti yang dikatakan Abdul Kodir Hasnan, salah satu korban selamat yang mengatakan bahwa dirinya naik kapal tersebut tidak gratis, tetapi membayar Rp 100 ribu. "Kami semua memang membayar kepada kru kapal," katanya sembari diamini Nurul Azizah, korban lainnya, Senin (11/8/2008).
Perlu diketahui, 6 korban tenggelamnya KM Palangkaraya, masih dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. Mereka adalah Ubaidilah, Abdul Kodir Hasnan, M Sa'ad Hadi, Imam Marpu'at, Nurul Azizah, dan Kasnawiyah.
Sementara data terakhir yang diberikan oleh Adpel Gresik hingga sore ini, total penumpang yang ditemukan 29 orang. Mereka terdiri dari 17 ABK kapal milik PT Pusaka Bawean tersebut, ditambah 12 orang penumpang gelap.
Namun, dari data tersebut masih terdapat satu penumpang yang belum ditemukan. "Melihat data yang masuk, ada satu penumpang yang hilang. Sedangkan identitasnya masih belum jelas, " ujar Humas Adpel Gresik, Pudiasto Nugroho.
Kabarnya, satu penumpang yang dimaksud adalah Abdul Rahman (19) warga perum GKA Gresik. Pasalnya saat terakhir dihubungi Amin (32), tetangganya yang ada di Bawean Dusun Tajungan, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Rahman diketahui naik KM Palangkaraya dari Gresik menuju Bawean.
"Karena saat Kapal mau berangkat, dia (Rahman) sempat telpon minta dijemput di Sangkapura, namun hingga kini belum ada kabarnya," kata Amin. [ard/kun]
Teks Foto : Korban KM Palangkaraya yang tenggelam, Minggu (10/8/2008) saat dirawat di RS Muhammadiyah Gresik.


Posting Komentar