Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » » Dihantam Ombak, Jatah Gas PLN Tenggelam. Bawean Terancam Gelap Gulita

Dihantam Ombak, Jatah Gas PLN Tenggelam. Bawean Terancam Gelap Gulita

Posted by Media Bawean on Rabu, 23 Desember 2015




PLN Rayon Bawean kembali melakukan pemadaman bergilir. Ini dilakukan setelah jatah gas yang dikirim menggunakan Kapal LCT Bawean 01 jatuh di laut lantaran dihantam ombak besar. PLN langsung mengirimkan surat pemberitahuan pemadaman bergilir kepada seluruh warga yang menjadi pelanggannya.

Peristiwa jatuhnya enam kontainer tabung bahan bakar gas PLN, terjadi di perairan laut sekitar 10 mil dari Pulau Bawean. Saat itu, Kapal LCT Putra Bawean 01 yang dinahkodai M Yunus dihantam gelombang setinggi tiga meter disertai angin kencang dan hujan lebat. Kapal miring sehingga muatan putus dan enam kontainer terjatuh ke dalam laut.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bawean Rudi Susanto membenarkan adanya muatan Kapal LCT Putra Bawean 01 yang terjatuh ke dalam laut di perairan laut jarak 10 mil dari Pulau Bawean. “Kapten bersama 10 ABK selamat dengan kondisi kapal berjalan miring menuju Pelabuhan Bawean setelah dihantam gelombang tinggi,” katanya.

Menurut dia, kapal miring kiri saat dihantam gelombang tinggi, air laut juga masuk ke dalam kapal. Saat isi muatan terjatuh, posisi kapal kembali seperti semula sampai akhirnya bisa melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Bawean. “Untungnya, Kapten dan ABK selamat,” ungkap dia.

Di tempat terpisah, Adnan Khashogi Johan Pemilik Kapal LCT Putra Bawean 01 mengatakan untuk mengatasi kelangkaan gas di PLTMG Bawean, pihaknya siap mengirim kembali gas pada Kamis (24/12) mendatang. “Kami mohon maaf dan siap untuk mengirim kembali,” katanya.

Sementara itu, Kepala PLN Rayon Bawean Djoni Aswinarno mengatakan sudah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada seluruh pelanggan tentang adanya pemadaman bergilir lantaran jatah gas terjatuh di laut. “Listrik PT PLN Rayon Bawean diadakan pemadaman mulai pukul 17.00 WIB sampai 01.00 WIB,” ujarnya.

Terkait muatan yang terjatuh ke laut, pihaknya tidak tahu menahu. Sebab, itu merupakan urusan antara PJB dengan pihak pengiriman gas ke Pulau Bawean. “PT PLN hanya menerima setrum saja dari PLTM,” pungkasnya. (bst)

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean