Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
adsbybawean
Tampilkan postingan dengan label KRIMINALITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KRIMINALITAS. Tampilkan semua postingan

Aksi Perampokan di Pulau Bawean


Aksi perampokan semalam (sabtu, 25/08) jam 01.30 WIB. dini hari telah terjadi di dusun Pamangkon desa Pudakitbarat kecamatan Sangkapura Pulau Bawean Gresik.

Diduga ada 2 pelaku perampokan yang masuk kedalam rumah Mak Rura. Disaat korban sedang tertidur lalu terbangun setelah mendengar adanya orang masuk kedalam rumahnya.

Seketika itu, pelaku menghubuskan parang ke leher korban dan langsung mengambil kalung yang masih terpakai dilehernya. Adapun pelaku sebanyak 2 orang ketika masuk ke dalam rumah memakai baju sebagai topeng.

Adapun barang bukti berupa parang dan baju yang digunakan sebagai topeng tertinggal di rumah korban.

Mendapatkan informasi, sparta kepolisian sektor Sangkapura langsung turun melakukan olah TKP.

Kanit Polsek Sangkapura Aiptu Basuki membenarkan adanya aksi kejahatan di dusun Pemangkon dengan korban Mak Rura.

"Korban belum melapor, pihak kepolisian langsung turun setelah mendapatkan informasi,"katanya.

Aksi tersebut dilakukan pada malam hari saat korban sedang tidur di rumahnya. "Mendengar adanya orang masuk, lalu terbangun dan pelaku langsung mengambil kalung di lehernya,"paparnya.

Sedangkan kerugian korban, ditaksir 9 gram emas. (bst)

Waspada Kejahatan Modus Baru di Bawean


Warga Pulau Bawean diperlukan kewaspadaan dengan adanya aksi kejahatan yang tergolong unik. Korbannya Novi Saudah warga desa Kotakusuma Sangkapura mengatakan tadi malam (senin, 6/3), dirinya bersama keluarganya menghadiri undangan di rumah tetangganya. Hanya anak pertama yang berada didalam rumah.

Ketika masuk waktu shalat isya, sang anak langsung menunaikan ibadah shalat didalam kamarnya. Ketika itu, mendengar ada suara perempuan mengucapkan salam, "Assalamualaikum," katanya sampai 3 kali. Sehubungan masih sholat sehingga adanya salam tidak dijawabnya.

Sang anak mengira yang datang adalah ibunya, dan sempat mengedor pintu masuk kedalam kamar tempat melaksanakan shalat.

Setelahnya, Novi Saudah datang undang langsung membuka laci berniat mengambil uang untuk berbelanja. Ternyata melihat dompet yang berisi uang sudah hilang tidak ada ditempat. Lalu ditanyakan kepada anaknya, menjawab bahwa tadi ada suara perempuan mengucapkan salam yang masuk kedalam rumah.

Selain dirinya yang jadi korban, menurut Novi Saudah pada waktu bersamaan di kampung Pateken juga mengalami hal yang sama. Adapun jumlah uang yang hilang lebih besar sampai Rp. 1 juta, sedangkan Novi sendiri mengaku kehilangan uang Rp. 500 ribu. "Untungnya dalam laci juga ada kotak perhiasan emas yang tidak diambilnya,"pungkasnya. (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean