Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
adsbybawean
Tampilkan postingan dengan label BAWEAN DESA GREJEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAWEAN DESA GREJEK. Tampilkan semua postingan

Kades Merasa Bangga dan Melelahkan
Camat Tambak Minta Nilai Tinggi

Media Bawean, 20 April 2013


Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gresik di kecamatan Tambak, bertempat di desa Grejeg. Pernilaian yang dipimpin langsung oleh Indah Sofiyana sebagai Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gresik dilaksanakan hari jum'at (19/4/2013).

Kedatangan rombongan tim penilai di desa Grejeg disambut antraksi pencak silat oleh pendekar handal di Pulau Bawean, selanjutnya mendapat sambutan dari anak SD Grejeg menuju balai desa.

Sampai di balai desa Grejeg, seluruh rombongan yang hadir dihibur dengan kesenian zamrah oleh ibu PKK, serta penampilan kercengan anak SD.

Setelah dilanjutkan acara serimonial lomba desa yang digelar di halaman balai desa Grejeg. Dalam sambutannya, Samsi sebagai Kepala Desa Grejeg menyatakan bangga dan melelahkan atas diselenggarakannya lomba desa.

Membanggakan menurutnya, karena dipercaya oleh kecamatan Tambak, sekaligus dalam mengikuti pemaparan di kantor Pemkab Gresik masuk nominasi 5 besar. "Melalahkan disebabkan waktu yang diberikan termasuk persiapan untuk mengikuti lomba sangat terbatas, yaitu persiapan dalam seminggu saja,"katanya.

Sehubungan melelahkannya mengikuti lomba, Samsi menyatakan berduka atas wafatnya seorang aktivis perempuan yang berjuang ketika mengikuti persiapan di balai ternyata jatuh pingsan terkena stroke dan langsung meninggal dunia.

Suropadi sebagai camat Tambak dalam sambutan selamat datang, mengakui bahwa keberhasilan desa Grejeg dalam mengikuti lomba desa dengan masuk 5 besar se-kabupaten Gresik termasuk paling istimewa sehubungan persiapan yang dilakukannya sangat singkat dan terbatas.

"Desa yang ditunjuk sebelumnya tidak siap sehubungan bersamaan dengan persiapan Pilkades,"paparnya.

Camat Tambak kepada tim penilai dari Kabupaten Gresik mengharap agar nilai yang diberikan lebih istimewa daripada nilai yang diberikan kemarin di kecamatan Sangkapura.

Indah Sofiyana dalam pengarahannya mengatakan lomba desa diselenggarakan bukan target kemenangan, tapi bagaimana desa bisa lebih baik, termasuk tertib dalam administrasi.

Sebagai Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gresik, Indah Sofiyana mengaku bersyukur atas diselenggarakannya lomba desa di Grejeg, sehubungan sebelumnya belum pernah mendatangi namanya desa Grejeg, padahal banyak desa di Pulau Bawean sudah habis dikunjungi semuanya.

Selanjutnya, Ketua Tim Penilai mengajak kepada seluruh kepala desa di kecamatan Tambak untuk bisa lebih baik, seirama dengan Gresik bisa lebih baik.

Setelahnya, dilanjutkan acara pernilaian oleh tim dengan menanyakan secara langsung kepada aparat desa Grejeg, termasuk mendatangi lokasi atau tempat sebagai sarana dan prasana dalam lomba desa. (bst)

Pencak Bawean Yes, Orkes No....

Media Bawean, 12 April 2013 


Siapa bilang pencak silat Bawean tidak eksis, buktinya budaya peninggalan nenek moyang masih tetap bertahan di desa Grejeg, kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik.

Samsi sebagai Kepala Desa Grejeg mengaku baru saja selesai menggelar antraksi pencak silat se- Pulau Bawean, kemarin hari kamis (11/4/2013), dalam rangka resepsi pernikahan adiknya yang mempersunting gadis asal Tambak.

Menurutnya pencak silat Bawean masih tetap eksis dan bertahan sampai sekarang, bila ada warga yang menikah selalu menggelarnya. "Pencak silat Bawean adalah pilihan utama bagi warga dalam rangka merayakan pesta pernikahan,"katanya.

Menggelar pencak silat Bawean menurut Samsi sebagai Kades Grejeg, tidak menjadi beban berat bagi warga dalam mengadakannya, sehubungan kekompakan bersama untuk meringankan beban kepada pihak yang menyelenggarakan pencak silat. "Seperti makanan dan kue, sebagian besar disumbang oleh warga sekampung,"paparnya.

"Hampir setiap ada resepsi pernikahan di desa Grejeg, selalu diadakan pencak silat Bawean,"ujarnya.

"Pencak silat Bawean adalah salah satu kebudayaan yang boleh dipertontonkan sebagai hiburan warga, dari dahulu sampai sekarang tetap dipertahankan,"tuturnya.

Untuk meramaikan pencak silat yang digelar oleh keluarga besar kepala desa, Samsi sebagai Kades mengaku turut serta tampil dalam ajang pertarungan melawan musuhnya asal Kepongan, desa Kebuntelukdalam.

Hadir menyaksikan pengelaran pencak silat yang diselenggarakan kemarin (kamis, 11/4/2013) di Grejeg, penontonnya berasal dari berbagai daerah di Pulau Bawean. Gembiranya, menurut kades, banyak warga yang bekerja di luar negeri termasuk pekerja kapal yang pulang kampung dengan tujuan menyaksikan pencak silat.

Pencak Yes, Orkes No....
Di desa Grejeg, tidak semuanya kesenian bebas diselenggerakan oleh warganya. Dari dahulu hanya budaya pencak Bawean saja dijadikan huburan setiap meramaikan pesta pernikahan, sedangkan kesenian yang diperbolehkan yaitu zamrah dan kercengan. Sedangkan orkes dilarang masuk, sesuai kesepakatan seluruh tokoh mulai terdahulu sampai sekarang.

"Sesuai keinginan tokoh, saya sebagai kepala desa melarang warga mengadakan pertunjukan orkes atau sejenisnya,"ungkapnya.

"Jika warga tidak ingin atau merasa keberatan menggelar antraksi pencak, sebagai pilihan alternatif silahkan menyelenggar tontonan kesenian zamrah atau kercengan,"terangnya. (bst)

Persiapan Lomba Desa di Grejeg
Siap Dinilai Untuk Menang

Media Bawean, 6 April 2013 


2 desa di Pulau Bawean, yaitu desa Grejeg di kecamatan Tambak dan desa Daun di kecamatan Sangkapura masuk nominasi lomba desa tingkat Kabupaten Gresik. Rencana tim penilai akan datang ke Pulau Bawean, dipertengahan bulan ini untuk melihat dan menilai secara langsung.

Bagaimana persiapan pelaksanaan di desa Grejeg? Suropadi sebagai camat Tambak menyatakan siap untuk mengukir kembali prestasi yang telah diraihnya tahun lalu sebagai juara pertama lomba desa tingkat Kabupaten Gresik.

Menurutnya, masuknya desa Grejeg sebagai nominasi 5 besar dari 330 desa se-Kabupaten Gresik, merupakan bukti atas keberhasilannya ketika mengikuti seleksi beberapa minggu lalu di Gresik.

Lebih lanjut Camat Tambak, mengatakan sebenarnya ditunjuknya desa Grejeg dalam mengikuti lomba desa belum terencana secara matang, sehubungan sebelumnya sudah ada desa yang ditunjuk untuk mengikuti lomba desa tahun 2013. "Sehubungan desa yang ditunjuk akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa, sehingga desa Grejeg sebagai alternatif terbaik untuk mengikutinya,"katanya.

"Hasilnya setelah mengikuti seleksi, ternyata mampu masuk 5 besar dan berhak mengikuti seleksi berikutnya untuk memilih desa yang terbaik di kabupaten Gresik,"paparnya.

Abd. Adim sebagai Sekcam Tambak menyatakan desa Grejeg sudah siap mengikuti lomba desa dan siap mempertahankan prestasi tahun lalu sebagaimana telah diraih desa Tanjungori sebagai juara I.

"Pembinaan langsung oleh tim dari kantor kecamatan Tambak dan UPTD Pendidikan Tambak sudah rutin dilakukan setiap saat dan tak mengenal waktu dengan tujuan meraih kemenangan,"ujarnya.

"Optimis meraih kemenangan, membaca kesiapan kepala desa yang didukung seluruh aparatnya beserta masyarakatnya untuk mengikuti lomba desa,"paparnya. (bst)

Kades Grejek : Soal ADD 2009 Tidak Ada Masalah

Media Bawean, 2 April 2010

Kades Grejek Syamsi ditemui Media Bawean disela-sela audensi dengan Komisi A dan B DPRD Kabupaten Gresik mengatakan tidak ada masalah dengan alokasi dana desa (ADD) Tahun 2009 desa Grejek.

"Setelah dilantik sebagai kades, kemudian serah terima jabatan dengan pejabat sementara, tidak ada masalah dengan ADD sesuai SPJ yang ada," katanya.

"Bila ada informasi sepihak menyatakan ADD Grejek terjadi permasalah, silahkan dilihat SPJ dengan bukti kongret dilapangan. Saya sudah melakukan koreksi, ternyata tidak ada permasalahan," ujarnya. (bst)

Bupati Gresik Melantik Kades Grejek Tambak

Media Bawean, 24 Februari 2010

Bupati Gresik Menyematkan Tanda Jabatan Kades Grejeg

Syamsi (41) resmi dilantik sebagai Kades Grejek Kecamatan Tambak Pulau Bawean, oleh Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma’sum. Drs, MM. Selasa (23/2), bertempat di ruang Manadala Bhakti Praja.

Selain dihadiri oleh Bupati Gresik, turut hadir menjadi saksi pelantikan itu yaitu ketua TP PKK Kabupaten Gresik, segenap Muspida Gresik, Sekda dan para pejabat Pemkab Gresik.

Dalam sambutannya Bupati mengingatkan kepada Kades yang dilantik agar senantiasa memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya. ”Keberhasilan anda dalam memimpin terletak pada bagaimana anda dapat melayani, mengayomi dan mengemban amanah rakyat desa yang anda pimpin. Ciptakan suasana aman dan damai. Ciptakan rasa kompak dan harmonis dengan menjalin kerjasama antar elemen masyarakat.

Terkait Pemilu kada, Bupati juga berpesan kepada 2 kades yang baru dilantik agar senantiasa menjaga ketentraman, keamanan dan kerukunan masyarakat. Dengan berbagai pendekatan sehingga tercipta kondisi yang damai ditengan perbedaan.

Syamsi terpilih sebagai Kepala Desa (Kades) Grejek Kecamatan Tambak Pulau Bawean pada Pilkades (15/11). Pilkades Grejek dilaksanakan sehubungan Kades sebelumnya Drs. A. Muhajir terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik periode 2009-2014. (bst)

Syamsi Terpilih Sebagai Kades Grejek Tambak

Media Bawean, 16 November 2009


Muspika Tambak Mengawali Penghitungan Suara

Syamsi Kades Grejek Kecamatan Tambak

Pemilihan Kepala Desa (Kades) Grejek Kecamatan Tambak Pulau Bawean dilaksanakan kemarin (15/11) dengan calon tunggal Syamsi.

Jumlah hak pilih di desa Grejek sebanyak 237 orang, yang hadir memberikan hak pilihnya sebanyak 212 orang dan tidak hadir 25 orang.

Hasil penghitungan suara Syamsi memperoleh 207 suara, bingkai kosong yang lebih dikenal bumbung kosong 1 suara dan tidak sah 4 suara.

Pilkades Grejek dilaksanakan sehubungan Kades sebelumnya Drs. A. Muhajir terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik periode 2009-2014. (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean