Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
adsbybawean
Tampilkan postingan dengan label KECAMATAN TAMBAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KECAMATAN TAMBAK. Tampilkan semua postingan

Forkopimcam Tambak Gelar Operasi Mamin Kadaluarsa


Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambak di Pulau Bawean Kabupaten Gresik menggelar operasi makanan dan minuman (mamin), hari rabu (20/5).

Operasi dipimpin langsung Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo dengan mendatangi banyak toko disepanjang jalan lingkar Pulau Bawean.

Menurutnya operasi digelar dalam rangka menjelang hari raya idul fitri. "Sesuai tradisi warga Bawean menjelang lebaran akan berbelanja makanan dan minuman,"katanya.

"Menghindari adanya mamin yang kadaluarsa, maka digelar operasi ke banyak toko di kecamatan Tambak,"ujarnya.

Operasi digelar melibatkan pegawai kecamatan, anggota kepolisian dan koramil memeriksa makanan dan minuman dengan melihat masa kadaluarsa.

Hasil operasi diamankan berbagai makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa. "Semua barang akan langsung dimusnahkan,"tegasnya. (bst)

Semarak Pawai Takbiran di Kecamatan Tambak





Menyambut malam hari raya idul fitri 1440 H. warga kecamatan Tambak Pulau Bawean menggelar takbir keliling. Tampil dengan berbagai macam hiasan dalam rangka semarak menyambut hari kemenangan.

Zainuddin Plt Camat Tambak mengatakan takbir keliling merupakan tradisi warga kecamatan Tambak yang dirayakan setiap malam hari raya idul fitri.

Menurutnya takbir keliling diikuti warga dengan pawai bersama membawa hiasan yang menarik ditonton. "Pelaksanaan pawai takbir dilaksanakan dengan aman dan tertib,"katanya.

Dalam pawai menurutnya tidak dilombakan atau difestifalkan, alasannya seluruh peserta pawai tampil dengan sama- sama baik dan sempurna. (bst)

Inilah Nama Bakal Calon Kepala Desa di Kecamatan Tambak


Bakal Calon Kepala Desa di kecamatan Tambak Pulau Bawean Kabupaten Gresik, sebagai berikut :

Desa Tambak
1. Sundusiyah
2. Mustain

Desa Diponggo
1. Muhammad Salim
2. Kiki Dzikriyah

Desa Kepuhteluk
1. Tamyiz
2. Mujiburrahman
3. Marfai
4. Hakam

Desa Gelam
1. Samyadi
2. Maliki

Desa Sukalela
1. Subainin
2. Suhadak
3. Suliyah

Desa Telukjatidawang
1. Makmun
2. Fahrurrazi
3. Mashuri
4. Muhammad SE

Desa Kepuhlegundi
1. Samsuddin
2. Nurwan
3. Marwan

Desa Sukaoneng
1. Abdul Hayyi
2. Abdurrahman
3. Saleh
4. Muzayyin

Desa Tanjungori
1. Agus Salim
2. Ahmad Rizki Andrian
3. Muhammad Alim
4. Jumali
5. Dari Nazar
6. Nurahli
7. Muhsinin

Desa Grejek
1. Muhajir
2. Multazam

Desa Kelumpanggubuk
1. Suli
2. Abdul Rahim
3. Sunariyah
4. Musriyanti


Tradisi Budaya Malam Takbiran di Kecamatan Tambak




Menyambut malam hari raya idul fitri tahun 1439 H. Warga kecamatan Tambak kembali menggelar tradisi budaya tahunan dengan menggelar takbir keliling dengan menunjukkan kreasi yang dibuatnya.

Hampir seluruh warganya turun ke jalan untuk melihat kemeriahan malam takbiran. Dengan berjalan kaki, peserta pawai dengan kompak menunjukkan replika seperti kitab suci Al Qur'an dan lainnya.

Abdul Adim Camat Tambak mengatakan tradisi takbiran keliling menyambut hari raya idul fitri termasuk budaya yang digelar rutin setiap tahun. "Warga kompak mengikuti pawai untuk memeriahkan,"katanya.

Menurutnya tradisi tahunan ini lebih semarak sehubungan warga kompak mendukung, apalagi ditambah banyaknya pemudik yang turun ke jalan untuk menontonnya.

Sebagai antisipasi, pihak keamanan bekerjasama dengan elemen yang ada mengatur rute lalu lintas disepanjang jalan. "Peserta pawai dengan berjalan kaki, sedangkan arus kendaraan roda empat dan dua dialihkan melalui jalur dalam,"pungkasnya. (bst)

Camat Tambak dimutasi Jabat Camat Dukun, Abdul Adim jadi "Camat Bawean"



Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melantik Fatah Hadi Camat Tambak menjadi Camat Dukun, hari jum'at (8/6). Sedangkan penggantinya dijabat oleh Abdul Adim Camat Sangkapura merangkap Plt Camat Tambak.

Fatah Hadi mantan Camat Tambak mengatakan selama 17 bulan, 4 hari menjadi camat di Kecamatan Tambak Pulau Bawean. "Banyak hal yang telah didapatkan selama berdinas di Tambak, diantaranya nuansa religi dan kekeluargaan yang sangat tinggi,"katanya.

Menurutnya nuansa keagamaan sangat tinggi, dibuktikan bulan suci ramadhan seperti sekarang ini terlihat kesibukan warga untuk berlomba-lomba dalam menjalankan ibadah.

Termasuk kekeluargaannya sangat tinggi, merasa terkesan dikarenakan satu sama lainnya saling mengenal, termasuk menghormati tamu.

Lebih lanjut, Camat mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat di Kecamatan Tambak. "Dukungan dan kerjasama bersama tokoh di Kecamatan Tambak menjadi sangat istimewa,"ujarnya.

Selanjutnya Camat menilai kinerja seluruh pegawainya di Kecamatan Tambak sudah kompak dan bersatu. "Harapannya kekompakan yang sudah terjalin tetap dipertahankan untuk bersinergi membangun kecamatan Tambak bisa lebih baik,"pesannya.

Memgkhiri tugas sebagai Camat Tambak, Fatah Hadi menyampaikan permohonan maaf bila ada salah dan khilaf selama menjalankan tugasnya sebagai Camat Tambak. "Mohon maaf kepada seluruh masyarakat kecamatan Tambak secara umum, khususnya kepada pegawai bila ada kesalahan dan khilaf,"pungkasnya. (bst)

Peringatan Nuzulul Qur'an, Camat Tambak Ajak Warganya Gemar Membaca dan Mengamalkan Isi Al Qur'an



Muspika kecamatan Tambak Bawean Gresik menghadiri peringatan nuzulul qur'an di masjid Raudatul Muttaqin Tambak.

Fatah Hadi Camat Tambak dalam sambutannya mengajak warganya untuk membumikan Al Qur'an dengan membaca serta mengamalkan isinya. "Melalui gemar membaca Al Qur'an, bisa tercipta kehidupan masyarakat yang rukun serta sejahtera,"katanya.

Menurutnya Al Qur'an diturunkan sebagai petunjuk ummat manusia dalam menjalankan kehidupan beragama dan bermasyarakat. "Jika dalam perjalanan hidup ini kita berpegang pada ajaran Alqur'an, insya Allah hidup kita bermasyarakat akan menjadi sejuk dan damai,"ujarnya.

"Dan dapat dipastikan hidup kita akan selamat di dunia dan akhirat kelak,"pesannya.

Lebih lanjut Camat Tambak mengajak warganya untuk memanfaatkan bulan suci ramadhan dengan berlomba-lomba mengejar kebaikan dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. "Mari kita tingkatkan amal ibadah kebaikan dengan gemar membaca Al Qur'an, sekaligus mengamalkan isinya,"pungkasnya. (bst)

Muspika Kecamatan Tambak Kompak Gelar Safari Ramadhan



Bulan suci ramadhan dimanfaatkan ajang silaturrahmi Muspika kecamatan Tambak Pulau Bawean Gresik bersama warganya. Kegiatan safari ramadhan yang digelar Muspika kecamatan Tambak dengan menyampaikan berbagai pesan dan menyerap aspirasi masyarakat.

Fatah Hadi Camat Tambak mengatakan kegiatan safari ramadhan merupakan momentum yang sangat baik untuk menyampaikan situasi dan konkondisi terkini.

Diantaranya mengajak semua warga untuk selalu waspada terhadap tamu-tamu dari luar daerah yang tidak di kenal. "Sebagai antisipasi adanya isu-isu faham radikal dan terorisme,"katanya.

Lebih lanjut Camat Tambak mengajak semua warga untuk mengawal pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur dengan baik dan penuh kebersamaan, persaudaraan dan persahabatan. "Harapannya pilkada Jatim dapat berlangsung dengan sukses, aman, tentram, jujur dan adil,"ujarnya.

Safari ramadhan kemarin (rabu malam kamis, 30/5) digelar di masjid Assyafi'ah Sumber Waru desa Paromaan. Muspika kecamatan Tambak yaitu Camat, Komandan Polsek dan komandan Koramil kompak dalam kegiatan bertemu langsung bersama warganya. (bst)

Tradisi Salaman di Kantor Kecamatan Tambak


Dalam rangka menjalin hubungan baik antar sesama pegawai di kantor pemerintah kecamatan Tambak, Fatah Hadi sebagai Camat memberlakukan salaman bagi seluruh pegawainya. Diwaktu datang ataupun akan pulang dianjurkan untuk saling bersalaman.

Fatah Hadi Camat Tambak mengatakan tradisi salaman antar sesama pegawai bertujuan untuk menjalin hubungan baik serta menumbuhkan rasa kebersamaan dalam rangka mewujudkan kecamatan Tambak bisa lebih baik.

"Tradisi ini dimulai sejak pertama menjabat sebagai Camat Tambak, sehubungan perlunya kerukunan dan kebersamaan seluruh pegawai,"tuturnya.

Termasuk saya sendiri menurut pengakuan Fatah Hadi, jika datang belakangan diharuskan menyalami seluruh pegawai yang ada. "Semoga tradisi salaman bisa menumbuhkan semangat bersama seluruh pegawai di kantor pemerintah kecamatan Tambak,"pungkasya. (bst)

Kecamatan Tambak Lunas 100 Persen Bayar PBB


Dalam bulan panutan PBB yang digelar oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) kabupaten Gresik menetapkan kecamatan Tambak sebagai peraih peringkat 5 desa terbanyak lunas pajak tahun 2016.

Kecamatan Tambak berjumlah wajib pajak 47.445 dengan total nominal Rp.257.412.167.

Narto Camat Tambak mengatakan prestasi lunas pajak kecamatan Tambak memperoleh 100%. "Seluruh wajib pajak melunasi kewajibannya,"katanya.

Sebagai warga baik, menurut Narto seyogyanya melunasi kewajibannya untuk membayar PBB. "Apalagi anggaran yang diglontorkan pemerintah untuk pemerintah lebih besar dibandingkan pendapatan pajak yang diterimanya,"paparnya.

Atas nama Camat Tambak mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang melunasi kewajibannya membayar PBB, sehingga mencapai 100%. Adapun prestasi yang diraihnya merupakan keberhasilan kepala desa di kecamatan Tambak. (bst)

Jalin Kekompakan AKD kecamatan Tambak


Kekompakan asosiasi kepala desa (AKD) Kecamatan Tambak tak diragukan. Ini dibuktiukan dengan keikutsertaan mereka dalam loma Gerak Jalan Kemerdekaan

HUT RI ke 71. Mereka berpartisipasi sebagai peserta gerak jalan rute desa Telukjatidawang - Tambak.

Salim ketua AKD kecamatan Tambak mengatakan kekompakan kepala desa sudah terjalin melalui persatuan dan kesatuan. Alasannya hanya dengan kekompakan tekat untuk mensejahterakan masyarakat bisa terlaksana. "Melalui kerjasama yang kompak seluruh tugas bisa diselesaikan secara baik,"katanya.

Camat Tambak Narto menyambut kedatangan tim gerak jalan AKD dengan penuh kegembiraan. "Sebagai wujud kebersamaan sudah ditunjukkan kekompakan AKD di kecamatan Tambak,"ungkapnya.

Lebih lanjut Camat berharap agar kebersamaan yang dirajut AKD lebih ditingkatkan lagi dengan menggelar pertemuan rutin untuk menjalin silaturahmi. (bst)

Kemeriahan Takbir Keliling di Kecamatan Tambak




Sudah menjadi tradisi menyambut malam hari raya idul fitri di kecamatan Tambak menggelar takbir keliling dengan memamerkan sejuta kreasi.

Diantaranya hiasan ikan menunjukkan hasil nelayan melaut ataupun kampanye anti oplosan yang berkampanye komex obat batuk.

Camat Tambak Narto mengapresiasi atas terlaksananya takbir keliling di wilayahnya. "Ini tradisi turun temurun di Kecamatan Tambak yang sampai sekarang masih tetap eksis, dan setiap tahunnya bertambah meriah,"katanya.

Tujuannya menurut Camat untuk memeriahkan menyambut hari raya idul fitri. Apalagi Pulau Bawean dikenal 100% muslim sehingga dimeriahkan penuh kegembiraan menyambut hari kemenangan.

Hal senada diungkapkan Zainuddin Sekcam Tambak mengatakan takbir keliling tahun ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. "Kegiatan ini diikuti banyak kampung di Kecamatan Tambak,"ujarnya.

Walaupun kepadatan dijalan raya tidak bisa dihindari, keamanan dan ketertiban tetap terkendali berkat kesigapan petugas keamanan di Kecamatan Tambak.

Imam Ghozali tokoh MUI kecamatan Tambak merespon kegiatan takbir keliling didaerahnya sangat bagus sesuai harapan bersama. (bst)

Muspika Tambak Larang Ngoleleng Bawah Sound System


Kecamatan Tambak resmi melarang warganya untuk melakukan ngoleleng di hari lebaran. Selain bukan budaya masyarakat, ngoleleng cenderung menggelisahkan warga lainnya. “Banyak mudorotnya,” kata Camat Tambak Narto.

Ngoleleng merupakan kegiatan yang dilakukan sebagian warga dengan menumpang kendaraan terbuka, seperti pikep. Kendaraan dilengkapi dengan soundsistem. Penumpang kemudian berjoget seiring dengan musik soundsistem.

Sebelumnya di kecamatan Sangkapura juga mengeluarkan surat larangan yang sama. Camat Tambak Narto mengatakan sudah mengeluarkan surat larangan membawa sound system saat keliling Pulau Bawen. Surat ini sesuai hasil keputusan rapat bersama Muspika Tambak bersama Sangkapura.

"Jika nantinya melanggar larangan ini, tugasnya aparat berwajib untuk memberikan sanksi,"tegasnya.

Menurut Narto, mengeliling pulau dengan naik mobil sebenarnya bukan budaya asli Bawean. Sehingga banyak pengguna jalan merasa terganggu. Apalagi tak mengenal waktu sampai malam membuat ramai di jalan.

AKP Winaraji Kepolsek Tambak membenarkan adanya surat larangan membawa sound system saat keliling Pulau Bawean pasca lebaran. Alasannya mengganggu kepada kenyamanan pengguna jalan yang lain. "Di daerah perbatasan antara kecamatan Sangkapura dengan kecamatan Tambak akan ada 2 pos operasi yang melibatkan seluruh unsur seperti kepolisian, koramil dan lainnya,"terangnya. (bst)

Muspika Tambak Gelar Safari Ramadhan



Selama bulan suci ramadhan, muspika kecamatan Tambak kompak blusukan ke desa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Tambak dan MWCNU Kepuhteluk.

Narto Camat Tambak mengatakan hampir setiap malam melakukan safari ramadhan, yaitu shalat taraweh bersama warga dilanjutkan acara pengajian.

Menurutnya momentum bulan suci ramadhan termasuk waktu paling tepat bertemu warga, diantaranya menggali informasi perkembangan desa ataupun permasalahan warga.

Hal senada disampaikan Kapolsek Tambak Iptu Winaraji menyatakan setiap malam mengikuti safari ramadhan ke desa.

Winaraji mengajak kepada seluruh warganya agar menjaga keamanan dan ketertiban, serta waspada adanya kejahatan disekelilingnya.

Menurutnya kejadian curanmor jangan sampai terulang kembali di kecamatan Tambak, cukup kejadian kemarin yang sekarang pelakunya sudah berhasil ditangkap. (bst)

BPMP Buka Loket di Kecamatan Tambak


BADAN Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi percepatan pelayanan perizinan di kecamatan Tambak.

Lilik Sofiati sekretaris BPMP Kabupaten Gresik mengatakan siap melayani perijinan di kecamatan Tambak sesuai permohonan warga yang ingin mengurusnya. “Silahkan bagi warga kecamatan Tambak yang ingin mengurus perizinan siap melayaninya,”katanya.

Menurutnya proses perijinan melalui BPMP Kabupaten Gresik melalui beberapa persyaratan sesuai Standar Operasional Standar (SOP). “Tidak benar jika BPMP mempersulit dalam pengurusan perijinan, semuanya akan diproses cepat sesuai ketentuan yang ada,”paparnya.

Bagi warga yang ingin mengurus jangan merasa khawatir dengan pembiayaan. Tidak ada biaya yang dipungut. Terkecuali perijinan tertentu saja.

Narto Camat Tambak berharap kepada warganya untuk mengurus perijinan langsung melalui BPMP.

Spontan pelayanan BPMP Kabupaten Gresik di kecamatan Tambak disambut gembira warga. Siti Khadijah warga Tambak mengaku senang pelayanan perijinan bisa dilayani di Pulau Bawean, sehingga tidak membuat repot harus layar ke Gresik. (bst)

Ahli Waris Terima Dana Santunan Kematian


Sebanyak 30 ahli waris mendapat kucuran dana bantuan kematian dari pemerintah Kabupaten Gresik. Bantuan periode Januari-Maret 2016 ini diserahkan langsung Camat Tambak Narto. “Setiap ahli waris menerima bantuan sebesar Rp.1,5 juta,”kata Narto.

Menurutnya tidak seluruh warga yang meninggal dunia mendapatkan bantuan santunan kematian. Hanya mereka yang mempunyai kartu miskin saja yang mendapatkan bantuan.

Meski demikian bagi yang tidak mempunyai kartu miskin bisa mendapat bantuan, dengan mengajukan permohonan melalui kepala desa. Selanjutnya diverifikasi oleh petugas terkait dari pemerintahan kecamatan Tambak.

Bantuan dana kematian dari pemerintah kabupaten Gresik sangat bermanfaat bagi keluarga yang diting- ggalkan. Besarnya bantuan sebesar Rp. 1,5 juta diserahkan utuh tidak ada pemotongan seperesenpun. (bst)

Tambak Pamerkan Produk Unggulan



Dalam rangka mensukseskan MTQ tingkat kabupaten Gresik di kecamatan Manyar, tanggal 27 April - 29 April 2016. Kecamatan Tambak selain membawa kafilah, juga membawa produk unggulan untuk dipamerkan.



Camat Tambak Narto mengatakan kecamatan Tambak membuka stand pameran dengan produk unggulan hasil warganya sendiri. Diantaranya kerajinan tikar, gula aren, krupuk ikan dan ikan kering. “Semua produk unggulan dikemas, sangat menarik, membawa daya tarik kepada semua orang,”katanya.



Menurut Narto, kegiatan pameran dalam rangka MTQ merupakan kesempatan emas un- tuk menampilkan seluruh produk unggulan di wilayahnya. Melalui pameran diharapkan warga Gresik bisa mengenal lebih dekat hasil produk unggulan dari Pulau Bawean.(bst)

Bantah Nelayan Tambak Terlibat Perompakan


Persoalan adanya aksi perompak di perairan Bawean masih menjadi perdebatan. Sejumlah pihak berwenang meminta bukti kongkrit jika memang ada perompak. “Jika iya, mana buktinya,” kata Camat Tambak, Narto.

Narto pun mendengar ada rumor yang mengatakan perompakan dilakukan nelayan Tambak. Tapi rumor itu dinilainya hanya fitnah belaka.

“Tidak aksi apapun yang dilakukan oleh nelayan asal Tambak. Jangan asal tuduh saja, buktikan bila warga Tambak pelakunya,”ujarnya.

Zaini Kepala UPT Kelautan Perternakan dan Perikanan Bawean mengatakan nelayan Pulau Bawean seringkali dibuat kesal oleh nelayan dari luar.

Penyebabnya nelayan dari luar selalunya menggunakan alat tangkap ikan sejenis cantrang ataupun katrol.

Dampaknya ikan semakin sedikit karena rompon sebagai tempat ikan bersarang juga rusak. (bst)

Blusukan ke Desa-desa, Gali Potensi Masyarakat



Hari libur sangat berharga bagi Camat Tambak, Narto. Karena bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi warganya di desa-desa.

Diantaranya berkunjung ke tempat anyaman tikar di kampung Padang Jambu, desa Telukjatidawang. Narto, mengatakan anyaman tikar merupakan potensi unggulan dari Pulau Bawean Gresik. “Butuh perhatian khusus agar potensi tersebut tetap bisa dipertahankan dan dikembangkan,”katanya.

Sebagai wujud keperdulian terhadap penganyam tikar, pemerintahan kecamatan Tambak merencanakan menggelar pelatihan bagi generasi penerus agar tetap berkelanjutan. Selain itu, Narto mengharap agar penganyam tikar dibentuk kelompok untuk memajukan pemasaran.

Nur Faizah pengrajin anyaman tiket di Padang Jambu menyatakan sudah lama menekuni pembuat tikar, sebulan bisa membuat 5 sampai 6 lembar tikar.

Hasilnya dijual ke pasar ataupun dibeli warga Malaysia yang berkunjung ke Pulau Bawean. Sedangkan harganya Rp.250 ribu sampai Rp.300 ribu, tergantung panjang dan lebar tikar.

Lebih lanjut mengakui dirinya pandai mengayam tikar berkat belajar kepada orang tuanya. “Ketrampilan mengayam tikar merupakan warisan dari nenek moyang,”ujarnya.

Selain aktif mengayam di rumah, Faizah juga memberikan pelatihan kepada tetangganya, termasuk anak muda yang ingin belajar mengayam. (bst)

Pulau Bawean Butuh Investor Perhotelan


Beroperasinya Bandaha Harun Thohir ternyata tidak dibarengi dengan pemenuhan fasilitas yang memadai. Terbukti, sampai saat ini belum ada Hotel bintang lima di Pulau Bawean. Karuan, saat ini Kecamatan Tambak kebingungan mencari investor perhotelan yang mau berinvestasi di Bawean.

Camat Tambak Narto mengakui di wilayahnya tidak ada penginapan ataupun hotel. Saat ini, dirinya sedang berupaya untuk mencari investor yang mau berinvestasi disini. “Sampai sekarang belum ada penginapan ataupun hotel di Kecamatan Tambak,” katanya.

Menurut dia, dengan beroperasinya Bandara Harun Thohir, Camat Tambak berharap adanya investor ataupun warga yang membangun penginapan ataupun hotel. “Sebaiknya di dekat bandara ada penginapan ataupun hotel sehingga wisatawan tidak direpotkan pergi ke Sangkapura,” ujarnya.

Dikatakan, selain mencari investor dari luar pulau, pihaknya berharap masyarakat Bawean juga mau mendirikan hotel disini. Sebab, ini adalah peluang untuk membuka usaha yang cukup menjanjikan. “Padahal prospeknya cukup bagus untuk menerima wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawean,” paparnya. (bst)

Sandal Lafadz Allah Ditemukan Di Pulau Bawean



Beredarnya sandal berlafadz Allah membuat geram Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tambak, Pulau Bawean, Gresik. Kemarin, Polsek dan para pejabat lainnya menggelar operasi disejumlah pasar. Hasilnya, 11 pasang sandal dengan lafadz Allah buatan PT Pradipta Prakasa Mandiri (PPM) disita dari para pedagang.

Operasi kali ini dilakukan mulai dari pedagang di Desa Telukjatidawang hingga pedagang yang ada di Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak. “Setelah dilakukan pemeriksaan terlihat dibagian bawah sandal ada tulisan berlafadz Allah,” kata Iptu Arif Rosyidi Kapolsek Tambak.

Menurut dia, seluruh hasil operasi sebanyak 11 pasang sandal langsung diamankan di kantor Polsek Tambak. “Operasi sandal dilakukan dalam rangka menindaklanjuti adanya temuan sandal yang dibawahnya ada lafadz Allah. Ternyata hasilnya ada 11 pasang sandal yang telah ditemukan,” paparnya.

Sementara itu, Camat Tambak Narto menjelaskan ada 11 pasang sandal yang telah ditemukan, rinciannya sembilan pasang ditemukan di salah satu toko di Pasar Tambak. Sesuai informasi dari penjualnya, ada satu lusin sandal dari kulakan di PGS dekat Pasar Turi Surabaya. “Yang terjual ada tiga pasang dan sisa sembilan pasang sandal belum terjual,” ungkap dia.

Sedangkan dua sandal didapat dari operasi di desa Gelam, sesuai pengakuan penjualnya membeli dari toko di Sangkapura sebanyak 4 pasang yang terjual 2 pasang. Adapun harga jual sandal kepada pembeli Rp 22 ribu dan harga kulakan Rp. 14 ribu.

“Operasi sandal di kecamatan Tambak digelar Muspika bersama Pengurus MUI kecamatan Tambak dan Pengurus Nahdlatul Ulama MWC Tambak,” imbuh dia. (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean