Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
adsbybawean
Tampilkan postingan dengan label BAWEAN TELEKOMUNIKASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAWEAN TELEKOMUNIKASI. Tampilkan semua postingan

Tower XL disambar Petir
Layanan di Sangkapura Lumpuh Total

Media Bawean, 13 April 2013 

Belum selesai persoalan lemahnya jaringan, sinyal XL kini telah menghilang dari peredarannya. 

Spontan hilangnya jaringan layanan XL membuat pelanggannya di desa Daun, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik yang tidak memiliki alternatif jadi resah. Seperti Yusuf Waker, mengaku sangat dirugikan atas pelayanan XL. "Pengguna XL di desa Daun banyak yang dirugikan, secepatnya dicarikan solusi,"katanya.

LayananXL di Pulau Bawean melalui Faisyal Akli sebagai penanggungjawab Teknis Operator XL Area Bawean, menyatakan hari jum'at (dini hari) 12 April 2013, hujan petir menyambar perangkat kami, harap maklum dan mohon maaf atas ketidaknyamanan bagi pengguna XL Sangkapura - Daun & sekitarnya.

Karyawan Operator XL asli Bawean itu juga menjelaskan, matinya sinyal XL Sangkapura - Daun disebabkan perangkat Vsat Satelit yang paling dominan rusak dan harus menunggu alat pengganti minggu siang (14/4/2013) sesuai jadwal kapal penyebrangan Gresik - Bawean.

Sedangkan gangguan layanan di area Kepuhteluk dan sekitarnya sudah selesai diperbaiki, sejak kemarin sudah normal kembali,"katanya. (bst)

XL Menjawab Keluhan Pelanggannya
Solusinya Fiber Optic Lingkar Bawean

Media Bawean, 15 Maret 2013

Saya Putro Pamungkas, Corporate Communication PT XL Axiata Tbk (XL) memohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami terutama untuk masyarakat Pulau Bawean yang berada di area Kota Sangkapura, Desa Daun dan sekitarnya.

XL mulai melayani masyarakat Pulau Bawean di akhir tahun 2005 dengan membangun Tower di Gurdam Sakti, Dusun Teluk Desa Sungai Teluk Kecamatan Sangkapura, berusaha memberikan pelayanan yang terbaik akan kebutuhan masyarakat Pulau Bawean untuk berkomunikasi guna menunjang perkembangan roda perekonomian masyarakat.

Kami memahami kebutuhan masyarakat yang tidak cukup di daerah kota saja, terbukti di awal tahun 2009 XL sudah bisa melayani masyarakat Desa Daun dan sekitarnya, namun kami mengakui dengan pelayanan yang masih menggunakan Link Vsat-Satelit yang erat hubungannya dengan kondisi cuaca dan keterbatasan kapasitas daya tampung, kami merasa belum bisa memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat Pulau Bawean.

Untuk itu tidak lama berselang di bulan Juli tahun 2009, kamipun telah menyelesaikan Penanaman kabel laut (Fiber Optic) dari daerah Bangsal Sari Ujung Pangkah Gresik yang Landing di Pesisir Timur Bawean tepatnya di Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak, sehingga masyarakat Desa Kepuh Teluk dan sekitarnya bisa mudah berkomunikasi dengan layanan prima XL karena didukung dengan teknologi Fiber Optic yang mempunyai kapasitas daya tampung yang maksimal. Jelas disini keseriusan XL terlihat untuk membantu pemerintah daerah dalam membangun Pulau Bawean yang mempunyai potensi alam dan wisata, dengan Investasi yang sangat mahal.

XL merencanakan akhir tahun 2012 Desa Daun, Kota sangkapura, bahkan lingkar Pulau Bawean sudah tercover dengan sinyal XL, dengan teknologi terkini yang didukung dengan Fiber Optic dengan daya tampung kapasitas maksimal dan tidak tergantung dengan cuaca yang akan digelar mulai jalan raya Kepuh Teluk menuju Kota Sangkapura, dan dilanjutkan lingkar Pulau Bawean, inilah solusi yang bisa kami tempuh untuk memberikan layanan prima.

Dan saat ini kami sedang proses untuk perluasan area tersebut. Harapan kami, proses ini bisa berjalan dengan lancar sehingga XL bisa segera memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Pulau Bawean.

Pengguna XL Mengeluh Minta Solusi

Media Bawean, 9 Maret 2013 

Pelayanan XL di Pulau Bawean sangat mengecewakan kepada pengguna setianya. Seringkali penggunanya merasa jengkel sendiri, sehubungan komunikasi via seluler terkendala oleh sulitnya jaringan yang tersedia.

Seperti dialami oleh Kusaeri sebagai Kepala Bagian Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik. "Ternyata jaringan XL sangat jelek di Pulau Bawean, dikiranya sangat bagus sehingga hanya membawa hp dengan kartu XL saja dari Gresik,"katanya.

"Bila seperti ini pelayanannya, besok akan ganti kartu perdana lain saja. Daripada kesulitan komunikasi dengan anggota di Gresik,"paparnya.

Bukan hanya pelanggan setianya yang merasa kecewa berat, beberapa konter di Sangkapura merasa dikecewakan atas pelayanan XL, menurutnya penjualan menurun drastis karena persoalan jaringan sampai sekarang belum ada perbaikan. 

Ramli sebagai pemilik Mandiri Cell di Sangkapura, mengaku ketakutan menjual pulsa XL kepada penggunanya, sehubungan saat transaksi mengalami kesulitan. "Contoh, ada 3 orang membeli pulsa XL, ternyata sampai lama belum ada laporan pulsa sudah masuk, tapi saldo hp yang digunakan bertransaksi sudah terpotong. Lalu beberapa jam kemudian, lalu ada laporan bahwa pulsa sudah masuk. Selanjutnya merasa bingung sendiri, laporan nomor berapa yang sudah berhasil transaksi,"jelasnya.

Hal senada disampaikan Opy sebagai pengelolah Uka-Uka Cell di Sangkapura, menurutnya XL sekarang kalau digunakan internetan sangat lemot, sms selalu pending, kalau malam dibuat nelepon juga sulit. "Penjualan perdana XL mengalami penurunan drastis dan penjualan pulsapun agak berkurang,"tuturnya.

Pengguna XL di Desa Daun, kecamatan Sangkapura juga banyak mengeluhkan atas lemahnya jaringan yang tersedia. H. Darnoji sebagai tokoh masyarakat desa Daun menyatakan kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarganya di daratan Pulau Jawa, sehubungan lemahnya sinyal yang diterima handphone genggam miliknya. "Butuh waktu lama dan kesabaran tingkat tinggi untuk menelepon menggunakan XL di desa Daun,"ungkapnya.

Achmad Fathoni sebagai tokoh agama di desa Daun menyatakan keluhan yang sama, yaitu sinyal XL kurang normal. "Sinyalnya kalau menelepon berkali-kali tidak bisa. Sinyal kalau dibuat menelepon sampai drop lalu muncul lagi. Pokoknya tidak normal,"ujarnya.

Zubdaturrif'ah sebagai Kepala MTs. Ma'arif di Daun,  mengaku tidak bisa dipakai, walaupun tanda sinyal penuh tapi tidak ada jaringan, dan sering sekali turun naik tidak bisa dipergunakan.

Moch. Yusuf sebagai Ketua Karang Taruna kecamatan Sangkapura, yang letak rumahnya di desa Daun menyatakan saat ini saja jaringan XL di Daun kurang normal, dan jaringannya turun naik. "Tolong carikan solusinya, karena pelanggannya banyak yang mengeluh,"harapnya.

Media Bawean kesulitan konfermasi dengan pihak XL, sehubungan di Pulau Bawean tidak ada kantor pelayanan XL, hanya BTS saja yang berdiri di Sungaiteluk, Gunungteguh, Daun dan Kepuhteluk. (bst)

Speedy Intenet PT. Telkom Bawean
Terakses di Pamona & Kebuntelukdalam

Media Bawean, 19 September 2012 


Kabar gembira bagi masyarakat desa Sidogedungbatu dan Kebuntelukdalam (2 desa di kecamatan Sangkapura), bahwa PT. Telkom Bawean dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelanggannya telah memasang perangkat speedy untuk koneksi internet.

Uji coba perdana penggunaan intenet dilakukan hari ini (rabu, 19/9/2012), melalui perangkat speedy terpasang di Pamona, desa Sidogedungbatu. Hasilnya, menurut Samsu Bari sebagai Kepala PT. Telkom Bawean, mengatakan jaringannya sangat baik dan langsung bisa dipergunakan.

Ditemui Media Bawean di kantor PT. Telkom Bawean, Samsu Bari menyatakan seluruh jaringan PT. Telkom di Pulau Bawean sudah terjangkau layanan speedy untuk penggunaan internet.

"Setelahn uji coba sukses, selama seminggu kedepan petugas PT. Telkom Bawean akan melakukan eksisting melalui validasi seluruh pelanggan di desa Sidogedungbatu dan Kebuntelukdalam,"katanya.

"Tahap pertama penerimaan pelanggan speedy PT. Telkom di desa Sidogedungbatu dan desa Kebuntelukdalam hanya menerima 60 pelanggan, itupun diprioritaskan sekolah, pondok pesantren, kantor desa saja,"ujarnya.

"Sedangkan jaringan telepon rumah tentunya akan lebih baik, sehubungan pemindahan perangkat asal dari Daun ke tempat baru di Pamona,"paparnya.

Untuk pemasangan speedy di desa Sidogedungbatu dan Kebuntelukdalam, silahkan hubungi Rasul di Kantor Telkom Bawean, kontak hp. 081217771050, dan 081949677453. (bst)

Pengguna Jaringan Indosat Kecewa
Sampai Sekarang Belum Ada Sinyal

Media Bawean, 31 Agustus 2012 

Pengguna jaringan seluler Indosat di Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik merasa kesal atas hilangnya sinyal sejak hari raya idul fitri 1433 H. sampai sekarang belum ada perbaikan.

Ilal sebagai pelanggan setia Indosat, mengatakan kecewa berat setelah berlangganan BBM selama satu bulan, ternyata tidak bisa dipergunakan sehubungan sinyalnya dalam kondisi darurat.

Hal senada disampaikan Amen asal Batusendi, Sidogedungbatu, Sangkapura, Pulau Bawean. "Kecewa sinyal indosat tidak ada selama mudik di Pulau Bawean,"kata pria yang kini berdomisili di ibu kota Jakarta.

Mugni sebagai operator Indosat di Sangkapura, Pulau Bawean dihubungi Media Bawean (kamis, 30/8/2012) mengatakan BTS Indosat mengalami kerusakan mesin diesel, sehingga off tidak bisa on selama mesin baru sebagai pengganti belum sampai di Pulau Bawean.

"Rencananya mesin diesel yang baru akan dikirim dari Jawa menuju Pulau Bawean, waktu malam ini (kamis, 30/8/2012)  dibawa KLM (perahu motor) dari Sidayu Lawas,"paparnya.

Sebagai operator, Mugni mengaku sudah seringkali dihubungi pelanggan Indosat yang menanyakan, kapal kembali beroperasi dan memberikan pelayanan kepada pengguna setianya.

"Sehubungan terkendala pengiriman akibat gelombang besar, maka mengalami keterlambatan pengiriman ke Pulau Bawean,"ujarnya.

"Bila mesin sudah sampai di Pulau Bawean, Insya Allah secepatnya akan kembali normal,"terangnya. (bst)

Warga Tambak dikecewakan Telkomsel
Jaringan Gangguan Tanpa Perbaikan

Media Bawean, 8 Mei 2012 

Sungguh malang nasib pelanggan jaringan seluler Telkomsel di kecamatan Tambak, sudah berbulan-bulan jaringan mengalami gangguan tanpa ada perbaikan.

Jaringan telkomsel hanya bisa dipakai di daerah berdekatan dengan BTS, adapun daerah dengan jangkauannya agak jauh yang sebelumnya nyaman berkomunikasi sudah tidak ada sinyal.

Seperti di desa Pekalongan, Sukalela dan Sukaoneng sudah tidak bisa dipergunakan, yaitu sinyal sudah tidak ada.

Nurul Hidayati sebagai pelanggan setia asal Gelam mengaku sangat kesal dengan hilangnya sinyal telkomsel di daerahnya. "Sebelumnya sekitar 3 bulan yang lalu merasa nyaman berkomunikasi dengan  memakai jaringan telkomsel, tapi sekarang sudah tidak simpati lagi kepada pelanggannya,"katanya.

"Dampaknya sulit berkomunikasi dengan saudara termasuk kenalan, sangat membuat kesal sekali jaringan telkomsel,"ungkapnya.

Hal senada disampaikan Nietha Ismail asal Tambilung, Sukaoneng mengatakan sangat sulit sekali untuk berkomunikasi setelah sinyal telkomsel didaerahnya menghilang sejak beberapa bulan yang lalu.

"Seharusnya telkomsel memperbaiki jaringannya agar pelanggan tidak merasa dikecewakan,"ungkapnya.

Besuki menyatakan meskipun jaraknya berdekatan dengan BTS, seringkali mengalami gangguan sehingga mencari solusi alternatif lain, yaitu menambah hp untuk jaringan lainnya.

Hilangnya sinyal telkomsel membuat resah sebagian pelanggan setianya di kecamatan Tambak, topik telkomsel menjadi buah bibir masyarakat bahwa merasa rugi sebagai pelanggannya.

Media Bawean untuk menghubungi pihak Telkomsel di Pulau Bawean merasa kesulitan sehungan hanya ada 2 BTS saja, yaitu di Sangkapura dan Tambak, sedangkan kantor pusat pelayanan belum ada di Pulau Bawean. (bst)

Sinyal Telkomsel di Sangkapura Hilang
Pengguna Putus Hubungan Komunikasi

Media Bawean, 26 April 2012 


Sinyal Telkomsel mulai menghilang sejak pagi (kamis, 26/4/2012), hingga sekarang belum ada tanda-tanda akan kembali. 

Spontanitas hilangnya sinyal alat komunikasi di Sangkapura, membuat banyak penggunanya menjadi kelabakan dan putus hubungan telekomunikasi. Banyak pelanggan mengeluhkan sampai kapan akan kembali muncul sinyal.

Didi berprofesi sebagai jasa penghantar penumpang mengaku putus hubungan dengan banyak orang yang berkeinginan berlayar ke Gresik.

Hampir disetiap sudut tempat, mendengar keluhan atas menghilangnya sinyal dari peredarannya.

Media Bawean dalam liputan peserta olahraga yang dikirim ke Gresik menjadi korban putusnya jaringan komunikasi. Termasuk menghubungi koordinator olimpiade sebanyak 14 peserta sudah berangkat ke Gresik.

Kika sebagai pemilik konter terbesar di Pulau Bawean, menyatakan ada gangguan di BTS Telkomsel Sangkapura. Setelah menghubungi pihak Telkomsel di daratan Gresik, menyatakan akan diusahakan untuk meremot secara langsung agar kembali normal. Bila mengalami kegagalan, secara otomatis perbaikan masih menunggu sampai hari sabtu (28/4/2012), yaitu adanya jadwal kapal Gresik - Bawean. (bst)

Kantor PT. Telkom Bawean
Taman Indah Penuh Bunga

Media Bawean, 12 April 2012


Menciptakan suasana kantor menjadi nyaman dan indah, diperlukan kesadaran yang tinggi untuk menjaga kebersihan dan penataan taman di lingkungan sekitarnya.

PT. Telkom Bawean sebagai pusat pelayanan jasa telekomunikasi terbesar di Pulau Bawean, guna menciptakan lingkungan bersih dan nyaman telah menata taman disekelilingnya telah menanam banyak jenis bunga.

Samsu Bari sebagai Kepala PT. Telkom Bawean ditemui Media Bawean (kamis, 12/4/2012) mengatakan sejak awal masuk kerja di Pulau Bawean, setelah melihat lingkungan sekitarnya terlihat masih kumuh dan kotor.

Melaui inisiatif serta dorongan yang kuat untuk membuat suasana lingkungan kerjanya yang nyaman, pimpinan selalu berpenampilan sederhana mengajak kepada seluruh karyawan untuk membuat taman penuh bunga.

"Hasilnya bisa dilihat sendiri, terlihat indah dan sejuk bila memandang taman penuh bunga,"katanya.

"Sebagai kantor pelayanan masyarakat yang seringkali dikunjungi pelanggan, tentunya memiliki kewajiban untuk memberikan pelayan yang terbaik. Salah satunya menciptakan lingkungan bersih dilengkapi taman penuh bunga agar membuat suasana nyaman nan indah,"ujarnya.

Pelayanan Nomor 1.
Setelah Samsu Bari menjabat kepala PT. Telkom Bawean, pelayanan kepada seluruh pelanggan yang mengalami gangguan menjadi prioritas utama dalam melaksanakan tugas seluruh karyawannya.

"Bila pelanggan melaporkan secara langsung kepada pimpinan, dalam waktu cepat segera melaksanakan tugas untuk perbaikan jaringan yang mengalami gangguan,"pungkas salah satu pekerja di PT. Telkom Bawean.

"Beliau bukan hanya memerintah saja, tapi setelah menerima laporan tanpa menunda-nunda waktu langsung terjun ke lokasi jaringan yang mengalami gangguan,"ungkapnya. (bst)

Menindaklanjuti Peraturan Bupati
Camat Mengirim Surat Kepada Telkom

Media Bawean, 11 April 2012

Menindaklanjuti Peraturan Bupati Gresik No. 04 Tahun 2012 tentang Pedoman Tekhnis Pelaksanaan ADD Tahun 2012, BAB VI Pasal 14 ayat (2) huruf a angka 8 bahwa : Penggunaan ADD Bidang Operasional Pemerintahan Desa, biaya Seketariat Desa digunakan untuk Biaya Penyambungan Jaringan Internet di Kantor Balai Desa.

Camat Sangkapura, H. Imam, ditemui Media Bawean (rabu, 11/4/2012) mengatakan telah mengirim surat kepada PT. Telkom Bawean terkait permohonan penyambungan internet di desa yang belum terlayani jaringan speedy.

Menurutnya, ada beberapa desa di kecamatan Sangkapura sampai saat ini belum terlayani jaringan internet, seperti di desa Sidogedungatu dan Kebuntelukdalam.

"Mengingat sarana informasi menjadi kebutuhan masyarakat serta menunjang kinerja pemerintahan di desa, sudah saatnya PT. Telkom Bawean melayani pelanggannya yang sampai saat ini belum terlayani internet,"kata H. Imam.

Badruttaman, SH. sebagai Sekretaris Desa Sidogedungbatu menyatakan banyak kendala dalam melaksanakan tugas-tugas berkaitan pengiriman data. "Masih butuh waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas berhubungan pengiriman data serta mencari referensi dan membaca perkembangan informasi terkini,"ujarnya.

"Selain menunjang kinerja pemerintahan, juga ada 3 lembaga pendidikan MTs (SMP) dan MA (SMA) serta pondok pesantren masih menunggu adanya jaringan speedy dari PT. Telkom Bawean,"paparnya. (bst)

Gangguan Speedy Telkom
Internet Di Bawean Lumpuh Total

Media Bawean, 4 November 2011


Gangguan jaringan PT. Telkom di Pulau Bawean mengakibatkan putusnya jalur komunikasi ataupun internetan via koneksi speedy.

Haru Mantri sebagai Kepala BRI Unit Kotakusuma, mengaku sudah beberapa hari tidak bisa internetan untuk kiriman mail maupun fax melalui jalur telepon. "Transaksi tetap bisa dilakukan dengan menggunakan langsung ke setellt,"katanya.

Bukan hanya aktivitas bank, "sebagian besar guru yang ingin melihat pengumuman via internet juga mengalami hambatan", papar Edy Faiz (guru SMA Umma).

Termasuk usaha warnet juga tutup menunggu sampai speedy mlik PT.. Telkom normal kembali. Pantauan Media Bawean, banyak warung internet (warnet) yang tutup sehubungan gangguan sejak 3 hari yang lalu.

Syamsu Bari (Kepala PT. Telkom Baweaan) ketika Media Bawean akan konfermasi ternyata tidak ada di kantor, sedang mengikuti pelatihan di Jawa.

Media Bawean (www.bawean.net) memohon maaf kepada seluruh pembaca, sehubungan terkendala dalam pengiriman berita.  

Speedy Telkom kembali normal, hari ini (jum'at, 4/11/2011), jam 15.00 WIB. (bst)

Pegawai Telkom Bawean Sakit
Perbaikan Jaringan Bertahap

Media Bawean, 7 Oktober 2011


Sesuai pernyataan Samsu Bari sebagai Kepala Telkom Bawean, akan segera memperbaiki jaringan telepon rumah yang mengalami gangguan, ternyata belum sepenuhnya bisa direalisasikan sehubungan sebagian pegawainya masih sakit.. “Masih belum sepenuhnya bisa segera kring, sehubungan pegawai masih sakit. Sehingga pekerjaan dilakukan oleh petugas di bagian barat untuk memperbaiki jaringan di wilayah bagian timur, sedangkan di wilayah barat masih banyak gangguan juga,”katanya.

Sulaeman sebagai pelanggan asal desa Sidogedungbatu, melaporkan langsung kepada Samsu Bari sebagai Kepala Telkom Bawean di kantornya (hari jum’at, 7/10/2011). Menurut laporannya, Sulaeman sebagai pelanggan sudah 6 bulan mengalami gangguan. “Berapapun bayarannya, asalkan ada jaminan untuk bisa normal kembali siap untuk membayar seluruh pembiayaan sebelumnya,”paparnya.

Samsu Bari menyatakan ada kesanggupan untuk memperbaiki jaringan yang rusak pada hari senin (10/10/.2011), bila kerusakan ringan dan tidak berat. “Memperbaiki jaringan tidak bisa instan, sekarang lapor langsung bisa diperbaiki. Perlu ada proses untuk memperbaiki jaringan yang mengalami gangguan,”jelasnya. (bst)

Kepala PT. Telkom Bawean
Janji Perbaiki Gangguan Telepon

Media Bawean, 2 Oktober 2011

Setelah banyak menerima keluhan dan laporan dari pelanggan tentang gangguan saluran telepon rumah, Samsu Bari sebagai Kepala PT. Telkom Bawean dihubungi Media Bawean (minggu, 2/10/2011), berjanji akan memperbaiki seluruh jaringan yang rusak atau mengalami gangguan.

Kepala PT. Telkom Bawean yang baru menjabat selama 2 bulan mengakui bahwa pelayanan kepada pelanggannya kurang memuaskan disebabkan banyak faktor, diantaranya kurang keperdulian pegawai dilingkungannya.

"Mohon maaf kepada pelanggan bila selama ini merasa kurang nyaman ataupun mengalami gangguan, silahkan laporkan langsung kepada saya sebagai pimpinan di Pulau Bawean. Secepatnya akan memerintahkan pegawai untuk memperbaiki jaringan yang mengalami gangguan,"katanya.

"Seperti Kades Gelam, kemarin sudah mengirim surat langsung tentang adanya gangguan di desanya, sekarang sudah terselesaikan dengan baik,"jelasnya.

"Sehubungan sekarang saya masih di daratan Jawa, silahkan siapa saja yang mengalami gangguan telepon untuk melaporkan langsung kepada saya pada hari rabu (5/10/2011), di kantor Telkom Bawean,"paparnya.

Tentu menurut Samsu Bari, perbaikan jaringan PT. Telkom Bawean memerlukan proses waktu, tidak instan. Sekarang lapor langsung bisa diperbaiki, tetapi butuh waktu untuk memperbaikinya. "Silahkan laporkan nama pelanggan, termasuk daerahnya agar secepatnya diperbaiki,"terangnya.

Untuk meningkatkan kinerja pegawai di PT. Telkom Bawean, Samsu Bari sudah meminta pegawainya untuk membuat surat pernyataan, bila kerjanya tidak baik dan kurang melayani pelanggan dengan baik, maka pegawai tersebut akan dirotasi ke tempat lain atau dipindah tugaskan. (bst)

Jaringan Seluler Di Sangkapura
Mengecewakan Pelanggan

Media Bawean, 26 September 2011


Jaringan seluler yaitu telepon genggam di Sangkapura, seringkali membuat kesal penggunanya. Hampir setiap hari mengalami ganguan, sampai sekarang belum ada perbaikan serius dari pihak perusahaan. Dampaknya, banyak pengguna merasa dirugikan dan putus hubungan atau komunikasi dengan pihak lainnya.

Sebagai perusahaan bonafide sudah saatnya jaringan seluler setingkat nasional memperbaiki pelayanan kepada pelanggan sesuai slogan dalam iklan promosi di media ataupun reklama di jalan. Apalah arti sebuah promosi, bila pelayanan terhadap pengguna kurang memuaskan dan cenderung mengecewakan.

Hasil polling di grup jejaring sosial FB Media Bawean, dari 30 Responden, 18 responden menyatakan jaringan seluler di Pulau Bawean adalah sangat jelek, sedangkan 6 responden menyatakan jelek, dan 2 responden menyatakan biasa aja, serta 2 responden menyatakan sangat baik.

Jaringan seluler XL dengan sinyal sangat baik terletak di desa Kepuhteluk, kecamatan Tambak, sedangkan di Sangkapura ternyata XL seringkali mengecewakan penggunanya, termasuk pengelolah Media Bawean merasakan secara langsung sebagai pelanggannya.

Adakah solusi dari pihak perusahan jaringan seluler di Sangkapura untuk memperbaiki pelayanan kepada pelanggannya? kita tunggu setelah berita ini dimuat, mau diperbaiki ataukah tetap dipertahankan pelayanan kurang baiknya terhadap pelanggannya. (bst)

Terminal Cinta Di Bawean

Media Bawean, 20 September 2011


Terminal cinta letaknya di daerah atau kawasan penuh sinyal handphone, yaitu tempat mangkalnya anak muda atau orang tua dalam berkomunikasi melalui jaringan seluler.

Salah satunya, di kawasan Mumbul, perbatasan antara Sidogedungbatu dengan Kepuhlegundi. Hampir setiap saat selalu ada orang mangkal mencari sinyaal, sambil melakukan hubungan komunikasi via handphone. 

Jumlahnya sampai puluhan orang, dengan mencari tempat untuk menelepon sesuai seleranya masing-masing. Menelepon tidak hanya sebentar saja, tapi sampai puas dengan tempo waktu berjam-jam lamanya.

Ciung sebagai muda mengakui bahwa sinyal seluler dari kawasan Kepuhteluk sangat baik dan memuaskan tidak putus-putus seperti di Sangkapura. Sebagai pilihan alternatif sehubungan dikampungnya tidak terjangkau sinyal, untuk melakukan hubungan komunikasi, termasuk mengaplikasikan jejaring sosial seperti FB, akan memilih kawasan Mumbul sebagai daerah paling tepat dan nyaman.

Menurutnya, waktu berkomunikasi umumnya bagi cewek-cewek memilih waktu sore hari hingga menjelang maghrib, sedangkan cowok sebagian besar memilih waktu di malam hari. Sehingga tempat atau kawasan mangkap berkomunikasi, menurut Ciung dinamakan "Terminal Cinta".

Bukan hanya di kawasan Mumbul saja, daerah kawasan barat Bawean, sebelum memasuki kampung Telukjati, seringkali ditemukan banyak pengguna seluler sedang mangkal melakukan komunikasi via telepon seluler.

Seandainya jaringan seluler sudah sempurna, besar kemungkinan terminal cintanya sudah berada di dalam kamar rumah. Kerahasiaannya lebih terjaga dan terjamin, dibandingkan di tempat umum. (bst)

Speedy PT. Telkom
Jangkau Seluruh Bawean

Media Bawean, 5 Mei 2011


Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya di Pulau Bawean, PT. Telkom melakukan perbaikan jaringan dengan menggunakan Multi Service Access Network (MSAN) atau Jaringan Layanan Multi Akses merupakan generasi ketiga dari teknologi Optical Access Network (“OAN”) dan merupakan platform single yang mampu mendukung teknologi akses tradisional yang sudah digelar secara luas, disamping juga mampu mendukung teknologi baru, MSAN berfungsi sebagai gateway menuju inti NGN. MSAN memungkinkan TELKOM memberikan layanan triple play yaitu menyalurkan layanan high speed internet access (HSIA), Voice packet dan layanan IPTV secara bersamaan melalui infrastruktur yang sama. 

Prasetyo Widodo sebagai Koordinator Network Area PT. Telkom Gresik dihubungi Media Bawean, kamis (5/5/2011) mengatakan ada pergantian perangkat dengan sistem MSAN di delapan titik, yaitu 2 titik di Kantor Telkom, 1  titik di Daun, 1 titik di Kepuh, 1 titik di Paromaan, 1 titik di Tambak, 1 titik di Sukaoneng, dan 1 titik di Pedalaman Sangkapura.

"Memperbaiki jaringan telepon rumah, serta akses speedy internet di seluruh Pulau Bawean, sedangkan TV kabel masih dalam proses yang nantinya bisa tersambungkan,"katanya.

Kapan realisasinya speedy diseluruh Pulau Bawean? "Sekarang masih tahap pekerjaan untuk pemasangan perangkat, diperkirakan bulan juni 2011 sudah bisa terakses diseluruh Pulau Bawean,"jawabnya.

Perlu diketahui pergantian perangkat PT. Telkom Bawean dengan sistem MSAN, menghubungkan secara langsung ke setelit, sedangkan perangkat selama ini terpakai melalui Surabaya untuk tersambungkan ke setelit. (bst)

Waspada SMS Aneh
Mematikan HP Anda

Media Bawean, 23 Januari 2011


Warga Sangkapura dihebohkan penerimaan sms dari nomor yang sama dengan banyak penerima pesan singkat. Setelah sms diterima, apabila ingin dibuka maka handphone si penerima akan mati seketika.

Pantauan Media Bawean, (23/1/2011) ada sekitar 5 orang menerima sms dari nomor yang sama, apabila sms dibuka maka handphone akan mati. Anehnya, setelah ingin dihapus ternyata tidak bisa terhapus dari kotak pesan singkat. Demikian juga, ketika nomor pengirim dihubungi via telepon menyatakan bahwa nomor yang anda tujuh sedang tidak aktif.

Kejadian ini, setelah dikonfermasi dengan pihak customer service nomor pengirim sms, ternyata pihak operator manyatakan tidak ada kesalahan dengan nomor pengirim. (bst)

Listrik Di Bawean 24 Jam
Kurangi Beban PT. Telkom

Media Bawean, 1 Januari 2011

Listrik di Pulau Bawean 24 jam, siapa yang diuntungkan? Selain menguntungkan kepada pelanggan perorangan, juga menguntungkan PT. Telkom Bawean.

Zubaidi, SH. sebagai Bagian Pelayanan PT. Telkom Bawean dihubungi Media Bawean mengatakan, "Setelah listrik di Pulau Bawean normal 24 jam, secara otomatis mengurangi biaya operasional PT. Telkom Bawean,"katanya.

"Operasional memakai diesel setiap hari menghabiskan 1 drum solar, bila dinominalkan sangat besar biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan. Termasuk operasional mesin di Daun dan Tambak dengan memakai bensin,"ujarnya.

Harapan besar kepada PT. PLN Bawean, "setelah aktif menyala 24 jam agar diminimalkan pemadaman, sebab mengancam rusaknya peralatan yang ada di PT. Telkom Bawean,"paparnya.

Listrik 24 jam di Pulau Bawean, menurut Zubaidi memberikan peluang besar kepada PT. Telkom untuk boomingnya flexi sebagai seluler CDMA. (bst)

Pohon Besar Tumbang :
Telepon Jalur Tambak Putus

Media Bawean, 28 Desember 2010


Hari selasa (28/12) jam 06.00 WIB, pohon besar tumbang diantara jalur Daun dengan Sidogedungbatu, tepatnya sebelum Pamona mengakibatkan putusnya kabel fiber optik milik PT. Telkom Bawean. Dampaknya, telepon rumah jalur Tambak mengalami ganguan mati total.

Adanya informasi pohon tumbang, kemudian secara kompak karyawan PT. Telkom Bawean menuju lokasi untuk melakukan perbaikan, serta menyewa mesin sinso untuk memotong kayu yang merobohkan dua tiang telepon.

Informasi yang diterima Media Bawean, gangguan telepon disebabkan kabel putus akibat pohon besar tumbang, yaitu Kabel FRA Tambak (Tanjungori, Tambak, Diponggo) dengan 850 pelanggan, dan Kabinet FRD Sokaoneng (Sokaoneng, Pekalongan, Sukalela, Kalompanggubuk, Gelam, Telukjati dengan kapasitas 450 pelanggan.

Sementara untuk perbaikan PT. Telkom Bawean menunggu teknisi dan peralatan dari Gresik untuk menyambung kembali kabel fiber optik yang putus.(bst)

Speedy Pasang Jaringan
Seluruh Pulau Bawean

Media Bawean, 27 September 2010


Kabar gembira bagi warga Pulau Bawean, jangkau speedy PT. Telkom akan terakses merata diseluruh Pulau Bawean. Tim spot speedy tiba di Pulau Bawean, senin (27/9) untuk melakukan survei jaringan selama tiga hari di Pulau Bawean.
Prasetyo (Network PT. Telkom Gresik) ditemui Media Bawean di Kantor Telkom Bawean, mengatakan jaringan speedy nantinya akan melayani seluruh palanggan di Pulau Bawean. "Sementara ini jaringan speedy terbatas di Kota Sangkapura, kapasitas udah habis terpakai oleh pelanggan. Untuk melayani pelanggan yang lainnya, maka speedy PT. Telkom akan memperluas jaringan diseluruh Pulau Bawean," katanya. (bst)

Kepala & Penanggungjawab PT. Telkom Bawean :Soal Gangguan Telepon Rumah Di Pulau Bawean

Media Bawean, 14 Juli 2010

Media Bawean hari ini (rabu, 14/7) menemui Ali Mustofa sebagai Kepala dan Penanggungjawab Telkom Bawean di Kantornya, sehubungan pemberitaan kemarin tentang adanya pelanggan yang mengadu di Telkom Gresik.

Ali Mustofa menjelaskan secara terperinci kelemahan dan penyebab gangguan yang dialami oleh pelanggan PT. Telkom Bawean. "Kita dihadapkan kepada persoalan pengaduan pelanggan yang minta perbaikan segera, sedangkan disisi lain kita dihadapkan persoalan jaringan yang ada," katanya.

"Spacenya Telkom Bawean dari DP sampai pelanggan hanya 214 meter, kenyataan di lapangan dari DP sampai rumah pelanggan jaraknya berkilo-kilo. Seperti di Taubat Sungairujing, dari DP sampai sampai pelanggan kurang lebih 2.000 meter, padahal spacenya 214 meter. Bila terjadi gangguan secara otomatis memerlukan waktu lama untuk perbaikan,"ujarnya.

"Selain persoalan space, yaitu keterbatasan tiang yang ada, terutama masuk kampung-kampung sampai menggunakan tiang pohon pisang dan pohon kelapa. Padahal pengaruh terjadinya gangguan bila terkena angin," terangnya.

Berapa jumlah pelanggan Telkom Bawean?"Jumlah pelanggan Telkom Bawean sebanyak 3013 pelanggan, sedangkan yang mengalami ganguan sebanyak 20%," jawabnya

Langkah untuk perbaikan gangguan 20%?, "kita memang terbatas tenaga dan SDM, sehingga saya usulkan untuk penambahan tenaga perbaikan dari Jawa yang ditugaskan di Pulau Bawean selama beberapa minggu atau bulan,"paparnya.

"Sekarang di Telkom Bawean sudah dibentuk Divisi Access (DIVA), tugasnya menerima laporan dari pelanggan, khususnya gangguan. Diharapkan terbentuknya DIVA bisa memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan Telkom di Pulau Bawean," terang Ali Mustofa. (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean